Lepas Keberangkatan Kontingen Agara Menuju PKA-8, Plt Sekda Sampaikan Pesan Ini

Penulis : Zulfitra | Editor : Dimas A Putra | Foto : Istimewa

Aceh, GPriority.co.id – Kontingen Kabupaten Aceh Tenggara berangkat menuju Kota Banda Aceh untuk mengikuti event Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke -8.

Rombongan kontingen Agara dilepas keberangkatannya Sabtu pagi (4/11) oleh Plt Sekda Aceh Tenggara, Yusrizal ST mewakili Pj Bupati Agara Syakir.

Dalam arahannya di sela-sela melepas keberangkatan kontingen Agara menuju PKA, Yusrizal mengatakan, kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh akan berlangsung selama 12 hari di Banda Aceh sejak 4 hingga 13 November 2023.

Dalam kegiatan PKA kali ini, berbagai perlombaan akan kita ikuti diantaranya pawai budaya, tari kreasi, musik garapan, seni tutur, Boh Gaca, Seminar, pameran anjungan, festival busana serta perlombaan lainnya,”kata Yusrizal.

Dijelaskannya, Kontingen Aceh Tenggara yang berangkat menuju PKA ke-8 Banda Aceh jumlah seluruh pesertanya sebanyak 127 orang yang dilepas hari ini.

Tetapi sebelumnya, kata dia, sudah ada yang berangkat sejak Kamis (2/11) sebanyak 43 orang dan jumlah seluruhnya menjadi 233 orang kontingen Agara yang berada di Banda Aceh,” katanya.

“Saya ingatkan agar seluruh kontingen Agara setibanya di Banda Aceh agar dapat menjaga kekompakan, kebersamaan dan kesehatan.Dan tetap semangat saat berlomba dengan mengendapkan sikap profesional, sportifitas serta beradab,” pinta Yusrizal.

Jika ada timbul masalah dan persoalan, segera laporkan kepada koordinator masing-masing yang membidangi perlombaan saat ada di Banda Aceh.

Lanjutnya, Insya Allah kepada pihak yang bisa meraih prestasi atau juara 1, 2 dan 3 akan kita berikan reward atau bonus sesuai dengan kemampuan anggaran daerah nantinya,” ucap Yusrizal.

Diharapkan selama mengikuti seluruh rangkaian dan pertandingan dalam ajang PKA di Banda Aceh tetap jaga kesopanan, ramah-tamah, sebab kita berbaur dengan beberapa warga dari seluruh kabupaten/kota se provinsi Aceh.

“Jaga kesehatan, jika ada yang sakit segera laporkan kepada koordinator dan tenaga medis secepatnya dan jangan dibiarkan,” ungkapnya.