Jakarta, GPriority.co.id – Wakatobi memiliki pesona alam yang luar biasa salah satunya wisata bawah laut. Tak heran, keindahannya menjadi incaran para penyelam untuk menikmati wisata bawah laut yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara itu.
Menurut Dive Operator, Laode Kayfulani Wakatobi menyimpan beragam spot diving dengan karakteristik yang berbeda untuk di kunjungi. Yang terkenal kata dia, spot wall (dinding) diving.
“Jadi kalau untuk Wakatobi spot diving itu banyak ya, cuma tipikalnya kalau di itu wall jadi kebanyakan jadi mayoritas wall,” ujar Laode kepada GPriority di booth Dispar Wakatobi dalam acara Deep and Extreme Indonesia 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (30/5).
Laode memastikan kejernihan air laut di Wakatobi masih terjaga. Bahkan, menurutnya, wisata selam di Wakatobi tak kalah menarik dari Raja Ampat, Papua.
“Ada beberapa juga obstacle yang pasti punya keindahan karang, kemudian kejernihan laut, tandingannya raja ampat,” ungkapnya.
Dilansir blog.padi.com, Wakatobi memiliki empat pulau utama yakni Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Terdapat dua destinasi menyelam utama di Wakatobi. Yang pertama (dan paling murni) ada di sekitar Pulau Tomia, termasuk pulau Onemobaa, Sawa dan Lintea. Kedua, di sekitar Pulau Wangi Wangi, meliputi Pulau Kaledupa dan Hoga.
Kepulauan Wakatobi telah menjadi kawasan konservasi laut sejak tahun 1996, dan pada tahun 2002 ditetapkan sebagai Taman Nasional.
Menyelam di Taman Nasional Wakatobi, terumbu karang alami kelas dunia, wall dive yang menakjubkan, dan biota laut yang melimpah, khususnya di kawasan Tomia. Kura-kura, pari, hiu, dan sejumlah makhluk lainnya, lokasi penyelaman yang tenang dan jarak pandang yang baik.
Foto: Wakatobi Tourism
