Targetkan Peningkatan Investasi, Pemkab Morowali Launching ‘PLAT EMAS’

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, baru saja me-launching program PLAT EMAS pada 3 Juli 2024. Program ini merupakan akronim dari ‘Penyelenggaran Pelayanan Terpadu Edukatif dan Masif’.

PLAT EMAS memiliki tujuan untuk memberikan kemudahan, efisiensi pelayanan, dan juga mendukung tugas dari Pemkab Morowali untuk meningkatkan investasi di daerahnya.

“PLAT EMAS ini mempunyai tujuan yang sejalan dengan tugas pokok dan fungsi kami sebagai Dinas PMPTSP Kabupaten Morowali, yaitu penyelenggaraan pelayan secara terpadu dengan menggunakan MPP. Dimana saat ini sudah terdapat 27 gerai yang ditempati oleh 27 OPD. Baik vertikal maupun OPD teknis yang akan memberikan layanan dalam berbagai sektor,” jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Morowali Nukrah, S.T., M.Si. pada Kamis (11/7) kemarin.

Lebih lanjut Nukrah menjelaskan, dari sisi edukatif disamping memberikan pelayanan Pemkab Morowali juga mengedukasi kepada masyarakat terutama pelaku usaha terkait regulasi, mekanisme, dan hak-kewajiban dari pelaku usaha.

“Untuk masifnya kami menyelenggarakannya dengan program pelayanan secara jemput bola, dengan turun langsung ke lapangan. Yaitu ke kecamatan dan desa-desa yang tersebar di Kabupaten Morowali. Seperti pengguna layanan yang juga ada di luar jangkauan dan wilayah Kota/Kabupaten Morowali,” ujar Nukrah lebih lanjut.

Adapun, PLAT EMAS sendiri memiliki logo plat (logam emas) yang dikelilingi dengan lambang padi dan kapas. Logo ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa Kabupaten Morowali identik dengan industri.

Program PLAT EMAS sendiri merupakan hasil gagasan Nukrah dalam mengikuti Pendidikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang diselenggarakan oleh Puslatbang KMP LAN RI, Makassar.

“Saya mengajukan inovasi PLAT EMAS ini dengan tujuan kebijakan investasi karena berpegang dari pengalaman kita kemarin di tahun 2023, target realisasi investasi yang diberikan oleh Kementerian BKPM itu sebesar Rp97 triliun ke Kabupaten Morowali tidak tercapai. Yang kami realisasikan hanya sebesar Rp91 triliun,” ungkap Nukrah.

Sehingga, di tahun ini Pemkab Morowali kembali diberikan target sebesar Rp115 triliun. Oleh karenanya program ini hadir untuk memenuhi target peningkatan investasi tersebut. Salah satunya dengan memberikan peningkatan pelayanan lewat program PLAT EMAS.

“Targetnya adalah peningkatan investasi. Minimal bisa mencapai target yang diberikan oleh Kementerian BKPM tahun 2024. Alhamdulillah dengan ada PLAT EMAS ini kemarin kita sudah melakukan hitungan secara kasar, memang ada perbedaan. Estimasinya ada peningkatan sekian ratus miliar dari setiap triwulannya,” pungkas Nukrah.

Foto : Nindya Farhah Azzahrah / GPriority