Penyakit Arteri Perifer: Waspada Jika Kaki Sering Nyeri!

Penyakit Arteri Perifer: Waspada Jika Kaki Sering Nyeri! Penyakit Arteri Perifer: Waspada Jika Kaki Sering Nyeri!

Jakarta, GPriority.co.id – Penyakit Arteri Perifer (PAP) adalah kondisi di mana pembuluh darah arteri di luar jantung mengalami penyempitan atau tersumbat, terutama di kaki dan tangan. Penyebab utama kondisi ini adalah aterosklerosis, yaitu penumpukan plak lemak di dinding arteri yang menghambat aliran darah.

Dilansir dari berbagai sumber, Penyakit Arteri Perifer sering kali menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius pada sistem kardiovaskular, karena bisa mengindikasikan penyempitan pembuluh darah di bagian tubuh lain, termasuk jantung dan otak.

Penyakit Arteri Perifer terjadi ketika arteri menyempit akibat plak yang terdiri dari lemak, kolesterol, kalsium, dan zat lain dalam darah. Seiring waktu, penyempitan ini dapat mengurangi pasokan darah ke anggota tubuh.

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko Penyakit Arteri Perifer. Diantaranya :

– Merokok (faktor risiko utama)

Diabetes

– Tekanan darah tinggi (hipertensi)

– Kolesterol tinggi

– Usia lanjut (terutama di atas 50 tahun)

– Gaya hidup tidak aktif

– Obesitas

– Riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau stroke.

Gejala Penyakit Arteri Perifer

Pada tahap awal, Penyakit Arteri Perifer mungkin tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun, seiring perkembangan penyakit, gejala yang umum terjadi. Salah satunya nyeri atau kram pada kaki saat berjalan (klaudikasio intermiten), yang hilang setelah istirahat

Kemudian mati rasa atau kelemahan pada kaki, dingin pada bagian bawah kaki atau tungkai dibanding sisi lainnya, luka pada kaki yang sulit sembuh, perubahan warna kulit, seperti pucat atau kebiruan, pertumbuhan kuku dan rambut kaki melambat, serta disfungsi ereksi pada pria (terutama jika terjadi bersamaan dengan faktor risiko lain).

Jika Penyakit Arteri Perifer tidak segera ditangani, dapat berkembang menjadi kondisi serius seperti iskemia kritis, di mana suplai darah ke kaki sangat berkurang hingga menyebabkan luka kronis, infeksi, dan bahkan risiko amputasi.

Untuk pencegahan Penyakit Arteri Perifer, anda bisa melakukan perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, olahraga teratur seperti jalan kaki, melakukan diet sehat, serta mengontrol diabetes, tekanan darah, dan kolesterol.

Perlu diketahui, PAP adalah kondisi serius yang bisa menyebabkan komplikasi berbahaya jika tidak ditangani dengan baik. Deteksi dini, perubahan gaya hidup sehat, serta pengobatan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Jika mengalami gejala seperti nyeri kaki saat berjalan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Foto : Ilustrasi/American Health Center