Jakarta, GPriority.co.id – Teknologi AI dewasa ini dilaporkan memungkinan manusia untuk berbicara dengan anjing dan kucing.
Teknologi AI kini dapat membantu kita untuk memahami apa yang ingin disampaikan hewan peliharaan kita. Para peneliti menggunakan sejumlah data besar tentang suara hewan dan bahasa tubuhnya, untuk memecahkan kode komunikasi hewan peliharaan.
Salah satunya Earth Species Project yang menggunakan teknolog AI untuk mempelajari cara hewan berkomunikasi. Senada, aplikasi seperti MeowTalk juga mengklaim dapat menerjemahkan suara mengeong dan emosi kucing dengan akurasi yang mengesankan.
Teknologi AI ini masih terus dikembangkan, tetapi di masa mendatang, diharapkan dapat membantu kita terhubung dengan hewan peliharaan kita pada tingkat yang lebih canggih.
Melalui teknologi ini, kita lebih mudah memahami kebutuhan, suasana hati, dan bahkan mungkin perasaan lain yang dirasakan anjing maupun kucing kita.
Cara AI Menerjemahkan Suara Hewan

Dalam menerjemahkan suara hewan, teknologi AI dapat mengartikan suara, gerakan, hingga ekspresi hewan peliharaan, agar pemiliknya dapat lebih memahami kebutuhan serta perasaan mereka.
AI penerjemah suara kucing dan anjing bekerja dengan cara menganalisis pola vokalisasi hewan seperti gonggongan, mengeong, hingga geraman.
Dilansir dari Forbes pada Sabtu (8/2), prosesnya melibatkan beberapa tahapan, seperti :
– Pengumpulan data dari ribuan rekaman suara anjing dan kucing, serta dikaitkan dengan konteks perilaku hewan saat mengeluarkan suara tersebut.
– Selanjutnya, AI akan dilatih menggunakan pembelajaran mesin (machine learning) dan jaringan saraf tiruan (neural network). Nantinya akan dianalisis pola suara serta dihubungkan dengan ekspresi tubuh dari hewan peliharaan kita.
– Terakhir, setelah model AI terlatih, sistem ini dapat mengenali suara hewan secara real-time dan memberikan terjemahan dalam bentuk teks atau suara manusia melalui aplikasi atau perangkat pintar. Misalnya saja seperti kucing mengeong dengan nada tertentu. Nantinya teknologi AI dapat mengartikan bahwa kucing sedang lapar atau membutuhkan perhatian.
Dengan kemajuan AI yang terus berkembang, bukanlah hal yang mustahil jika di masa depan kita dapat berbicara langsung dengan hewan layaknya dalam film fiksi ilmiah.
Foto : Ilustrasi/Catster
