Sering Dianggap Biasa, Ini Tanda Tubuh Sudah Kelelahan

Ilustrasi burnout atau kehilangan semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari akibat stres yang dirasakan/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik Ilustrasi burnout atau kehilangan semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari akibat stres yang dirasakan/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Merasa lelah setelah beraktivitas seharian merupakan hal yang wajar. Namun, tak jarang tanda-tanda kelelahan muncul tanpa disadari, sehingga aktivitas tetap dipaksakan dan berujung pada kondisi tubuh yang menurun hingga sakit.

Praktisi kesehatan masyarakat sekaligus Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Tamansari, dr. Ngabila Salama, mengingatkan bahwa ada sejumlah gejala yang kerap dianggap sepele, padahal merupakan sinyal tubuh mengalami kelelahan berat.

“Tubuh yang terlalu lelah sering memberi tanda yang dianggap sepele, seperti mudah mengantuk di siang hari, sulit fokus, mudah lupa, emosi lebih sensitif atau mudah marah, sakit kepala, pegal berkepanjangan, mata terasa berat, hingga sering sakit atau daya tahan tubuh menurun,” kata dr Ngabila kepada GPriority, Rabu (6/5).

“Bila dibiarkan terus-menerus, kelelahan kronis dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan fisik maupun mental,” tambahnya.

Ia menegaskan, penting untuk tetap memperhatikan pola makan saat tubuh sedang lelah agar tidak memperparah kondisi kesehatan.

“Saat lelah, tubuh justru tetap membutuhkan energi dan nutrisi. Bila tidak nafsu makan, pilih makanan porsi kecil tetapi bergizi dan mudah dikonsumsi, misalnya buah, telur, sup, yogurt, kacang-kacangan, atau makanan tinggi protein dan serat,” tuturnya.

Selain itu, dr Ngabila juga mengingatkan agar menghindari konsumsi makanan tinggi gula secara berlebihan karena dapat membuat energi cepat turun kembali. Kecukupan cairan juga penting diperhatikan.

“Hindari terlalu banyak makanan tinggi gula karena dapat membuat energi cepat turun kembali. Jangan lupa cukup minum air putih karena dehidrasi juga dapat memperberat rasa lelah,” pungkas dr Ngabila.