Jakarta, GPriority.co.id – TNI Angkatan Udara (AU) memperingati HUT ke-79 pada hari ini, Rabu (9/4). Lantas, bagaimana sejarah TNI AU?
Dilansir berbagai sumber, perjalanan panjang pembentukan TNI AU tidak lepas dari dinamika awal kemerdekaan Indonesia. Pada 22 Agustus 1945, dibentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban.
Lalu, pada 5 Oktober 1945, BKR berkembang menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan salah satu bagiannya adalah jawatan penerbangan. Perkembangan terus berlanjut hingga pada 23 Januari 1946, TKR ditingkatkan menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
TNI AU secara resmi terjadi pada 9 April 1946 saat TRI jawatan penerbangan dihapus dan digantikan dengan pembentukan Angkatan Udara Republik Indonesia.
Sejak saat itu, TNI AU berkembang menjadi kekuatan militer udara yang profesional dan modern, serta memainkan peran penting dalam menjaga integritas wilayah dan kedaulatan udara negara.
Memasuki usia ke-79 tahun, TNI AU mengangkat tema ‘Dengan Semangat Swabuana Paksa, TNI Angkatan Udara Siap Menjaga Kedaulatan Udara Nasional, Untuk Mewujudkan Indonesia Maju’.
Tema ini mencerminkan komitmen TNI AU dalam memperkuat pertahanan udara serta mendukung pembangunan nasional.
Momen Peringatan HUT ke-79 TNI AU menjadi refleksi atas dedikasi dan pengabdian prajurit udara dalam menjaga langit Nusantara. Ini juga mencerminkan upaya berkelanjutan TNI AU dalam memperkuat alutsista dan sumber daya manusia di tengah tantangan global.
BKR bertransformasi menjadi TKR pada 5 Oktober 1945 dengan jawatan penerbangan dipimpin Soerjadi Soerjadarma. Lalu TKR, meningkat menjadi TRI pada 23 Januari 1946.
Setelah mengalami perkembangan, TRI berubah menjadi Angkatan Udara Republik Indonesia pada 9 April 1946 sebagai tonggak TNI AU.
Editor: Novita Intan
Foto: Pinterest
