Pemprov DKI Jakarta Buka Rekrutmen 1.652 Petugas PPSU, Bebas Pungli

Pemprov DKI Jakarta Buka Rekrutmen 1.652 Petugas PPSU, Bebas Pungli Pemprov DKI Jakarta Buka Rekrutmen 1.652 Petugas PPSU, Bebas Pungli

Jakarta, GPriority.co.id – Pemprov DKI Jakarta siap membuka rekrutmen untuk kebutuhan 1.652 petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) tingkat kelurahan. Pihak  Pemprov DKI Jakarta pun memastikan jika rekrutmen ini bebas pungli.

“Prosesnya pasti transparan, bebas dari praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), serta pungutan liar (pungli),” kata Kepala BKD DKI Jakarta Chaidir dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (15/4) lalu.

Senada, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim pun mengatakan jika proses pengadaan petugas PPSU Pemprov DKI Jakarta nantinya akan dilakukan secara ketat dan terbuka. Adapun perekrutan dilakukan melalui sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) online.

Chico menekankan, hal ini dilakukan untuk memberi peluang yang sama bagi seluruh calon yang memenuhi persyaratan yang diberikan. Terkait syarat baru perekrutan petugas PPSU atau pasukan oranye, diperbolehkan bagi lulusan Sekolah Dasar (SD).

“Pemprov DKI akan memberikan ruang kepada seluruh masyarakat dengan beragam latar pendidikan. Itu artinya calon pelamar lulusan sekolah dasar juga diberi kesempatan untuk mendaftar,” ujar Chico.

Kualifikasi Rekrutmen Petugas PPSU Pemprov DKI Jakarta

Adapun sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menerbitkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 267 Tahun 2025 tentang Pedoman Teknis Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Tingkat Kelurahan.

Melalui Kepgub tersebut, tertera jika petugas PPSU memiliki kualifikasi pekerjaan dengan pendidikan minimal SD sederajat dan atau dapat membaca menulis, serta diutamakan memiliki KTP Provinsi DKI Jakarta. Selain itu bagi para pelamar, maksimal berusia 58 tahun.

Sebagai informasi, dalam pendataan jumlah PPSU di Jakarta tahun 2025, tercatat masih tersedia 1.652 posisi PPSU yang belum terisi. Kekosongan tersebut tersebar di berbagai kelurahan.

Foto : Dok. ANTARA