Mengenal Dharavi, Daerah Terkumuh di Asia yang Jadi Objek Wisata

Mengenal Dharavi, Daerah Terkumuh di Asia yang Jadi Objek Wisata Mengenal Dharavi, Daerah Terkumuh di Asia yang Jadi Objek Wisata

Jakarta, GPriority.co.id – Dharavi, sebuah daerah di Mumbai, India, dinobatkan menjadi salah satu daerah terkumuh di Asia. Namun, daerah tersebut malah menjadi objek wisata.

Beberapa agen tour travel di India diketahui menawarkan pengalaman wisata unik yang berfokus pada permukiman kumuh Dharavi. Hal ini bertujuan untuk membuat turis mendapatkan pengalaman baru, selama berlibur di India.

Disamping itu, mereka juga ingin membuktikan bahwa permukiman kumuh tak selalu bermasalah. Mereka juga ingin menunjukkan jika tempat tersebut bisa menjadi kekuatan ekonomi.

Hebatnya, wisata di Dharavi terbilang sukses. Bahkan juga sempat dinobatkan sebagai pengalaman wisata favorit di India yang dapat mengalahkan Taj Mahal.

Sebagai informasi, Dharavi memiliki luas sekitar 2,6 km2, dengan total penduduk berjumlah 1 juta. Mirisnya, warga disana terpaksa harus hidup berdempetan di bangunan 2 atau 3 lantai yang disatukan dengan seng, papan kayu, dan bahan bekas lainnya.

Belum lagi, sebagian besar penduduk Dharavi tak memiliki toilet pribadi dan bergantung pada toilet umum, persis seperti yang digambarkan dalam film Slumdog Millionaire.

Menurut laporan, 10 tahun lalu, penduduk Dharavi bahkan masih buang air di sepanjang jalur kereta api pada pagi hari.

12 Ribu UMKM Bergerak di Dharavi

Kendati demikian, ada sekitar 12 ribu UMKM yang bergerak di Dharavi. Di antaranya di bidang garmen, tembikar, dan daur ulang. Meski kecil, bisnis disana terbilang berkembang dengan pesat. Omset tahunannya bahkan diperkirakan mencapai USD 650 juta atau setara dengan Rp 10,78 triliun.

Selain pekerja UMKM, ada juga sopir taksi dan pekerja kasar di Dharavi. Bahkan, para penduduk Dharavi harus menjalani rutinitas harian tanpa istirahat.

Sayangnya, dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Dharavi, para penduduk setempat merasa kewalahan. Bahkan menurut penduduk setempat, wisata di Dharavi hanya memberikan sedikit keuntungan bagi beberapa penduduk disana dan tidak merata. Bahkan juga tak memberikan dampak positif dalam jangka pendek.

Meski begitu, para agen tour travel tetap yakin jika wisata ke daerah kumuh seperti Dharavi memiliki potensi untuk membentuk kesadaran politik dan sosial bagi para elit di India.

Foto : Dok. Pelago