Jakarta, GPriority.co.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kadiskominfostandi) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Markus Wan, S.Sos, M.Si, sambut baik pengadaan program internet gratis untuk desa-desa se-Kalimantan Timur.
Seperti dilansir dari rilis Diskominfostandi Mahulu, melalui sesi tanya jawab pada agenda Rapat Koordinasi Konektivitas Infrastruktur Jaringan, Markus berharap kepada PT. Telkomsel dan Telkom yang sudah beroperasi di Mahulu, agar dapat segera meningkatkan kapasitas bandwidth yang sudah ada.
Hal ini dilakukan guna menyesuaikan kebutuhan masyarakat akan pentingnya layanan telekomunikasi yang semakin baik, serta untuk memperluas jaringan fiber optik (FO) hingga ke tower di Kampung Long Hubung.
Adapun agenda Rakor Kominfo se-Kaltim tersebut digelar di Ballroom Hotel Grand Elty Bukit Biru, Tenggarong, pada Kamis (15/05) kemarin.
Markus mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mahulu mendukung penuh program prioritas Gubernur Kalimantan Timur untuk mewujudkan internet gratis bagi desa-desa se-Kaltim.
Sebagai informasi, kini Pemkab Mahulu telah mengadakan 193 titik internet bantuan dari BAKTI dan 105 dari Kominfo Mahulu yang tersebar di seluruh wilayah Mahakam Ulu.
Dengan tersedianya tembahan 47 titik program internet gratis dari Pemprov Kaltim, diharapkan akan semakin menambah kapasitas internet bagi masyarakat Mahulu.
“Pemkab Mahulu sangat berterima kasih dan sangat mendukung program ini karena akan semakin meningkatkan akses internet yang sudah ada sebelumnya,” ujar Markus Wan.
Kendati demikian, Markus turut menyampaikan salah satu kendala utama di Mahulu yaitu jaringan FO dari Kutai Barat baru sampai di ibukota kabupaten dan belum tersambung ke tower di Kecamatan Long Hubung. Padahal, tower tersebut menjadi penghubung utama bagi dua kecamatan di hilir Mahakam, yaitu Kecamatan Laham dan Kecamatan Long Hubung.
Disisi lain, tower Kangguru yang berada di seberang Kampung Memahak Besar sebagai penghubung saat ini juga masih bergantung pada listrik genset yang kerap bermasalah.
“Oleh karena itu, kami berharap kepada PT Telkomsel dan Telkom bisa memprogramkan jalur FO bisa ditarik langsung ke tower Long Hubung yang sudah tersambung listrik PLN 24 jam. Ini penting agar jika terjadi kerusakan pada genset atau terputusnya FO di ibukota, layanan internet dan layanan seluler di Laham dan Long Hubung tidak ikut terdampak,” tambah Markus.
Pemkab Mahulu melalui Diskominfostandi Mahulu terus berupaya meningkatkan kualitas layanan internet dan layanan seluler di daerah pedalaman. Sebagai contoh, di Kecamatan Long Pahangai, bandwidth tower Telkomsel yang semula hanya 20 Mbps, kini telah ditingkatkan menjadi 40 Mbps seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Kami menyambut baik program 841 desa yang akan mendapatkan internet gratis tahun ini, termasuk Mahulu. Harapannya, pelaksanaan di Mahulu tidak terkendala,” ujarnya.
Dalam agenda tersebut, Markus turut menekankan bahwa kondisi geografis Mahulu yang cukup ekstrem, terutama saat musim hujan, berpotensi memperlambat distribusi dan pemasangan perangkat. Namun, Pemkab Mahulu sudah lebih dahulu mengimplementasikan program internet gratis selama dua tahun terakhir untuk fasilitas publik seperti puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), sekolah, kantor desa, BPU, serta kantor OPD.
Sebagai penutup, Markus menegaskan Pemkab Mahulu akan mendukung dan siap menyukseskan program internet gratis Gubernur Kalimantan Timur, untuk menuju generasi emas 2025–2030.
Editor: Novita Intan
Foto : Diskominfostandi Mahulu
