Jakarta, GPriority.co.id – HUT Bhayangkara ke-79 telah berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/7) kemarin. Satu hal yang menarik perhatian publik yaitu Robot Polri yang memberi hormat ke Presiden Prabowo.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat jika Robot Polri tersebut ikut tampil dalam parade bersama jajaran Kepolisian RI.
Robot Polri tersebut merupakan robot humanoid, atau robot yang menyerupai manusia asli dan mengenakan berbagai aksesori seperti rompi dan baret polisi. Robot-robot tersebut terlihat jalan berdampingan dengan para polisi yang mengendalikannya dengan remote control.
Selain robot humanoid, pada parade itu juga menampilkan robot anjing I-K9 serta robot tank. Sebelumnya kedua robot itu telah digunakan pada simulasi penjinakan bom.

Sebagai informasi, penggunaan robot-robot tersebut merupakan bagian dari Rencana Strategis Polri 2025-2045, dan masuk dalam rencana pengadaan robodog pada 2026 mendatang.
Keunggulan robot tersebut ialah dapat mendeteksi bahan berbahaya, juga dinilai lebih efisien ketimbang robot K9, karena tidak memerlukan perawatan seperti makan atau pelatihan khusus.
Pengembangan robot ini juga telah dilakukan oleh negara lain seperti Thailand, UEA, hingga China, untuk keperluan instansi kepolisiannya.
Di Thailand sendiri, pihak kepolisiannya menggunakan Robot Polisi AI pada Festival Songkran bulan April lalu. Robot tersebut membantu Polisi Thailand untuk menjaga keamanan selama perayaan songkran di Tonson Road, Bangkok.
Bernama Robot AI Police Cyborg 1.0, robot ini bekerja di satu tempat dan memindai area tempat festival berlangsung, dengan dilengkapi kamera 360 derajat dan chip AI. Robot itu juga terhubung ke CCTV serta drone, dan mendeteksi hal-hal yang mencurigakan selama festival berlangsung.
Sama seperti Robot Polri, robot ini juga mengenakan atribut seragam polisi lengkap, dan dapat mendeteksi senjata mulai dari tongkat, pisau, hingga pedang.
Dalam mengembangkan robot-robot tersebut, Polri bekerja sama dengan PT Sari Teknologi, dan kini sedang dalam tahap penyempurnaan agar dapat dioperasionalkan sepenuhnya di masa yang akan datang.
Foto : Dok. Tangkapan Layar YouTube
