Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut sebanyak 16 ribu tamu undangan bakal menghadiri Upacara 17 Agustus 2025 di Istana Negara, Jakarta.
Prasetyo menjelaskan jumlah itu terbagi dua, masing-masing 8 ribu tamu untuk upacara pengibaran bendera pada pagi hari dan 8 ribu untuk upacara penurunan bendera pada sore hari.
“Pagi 8 ribu, sore 8 ribu. Dalam kesempatan ini juga kami mewakili panitia memohon maaf. Karena keterbatasan tempat, banyak masyarakat yang sebenarnya antusias ingin hadir merayakan tetapi tidak bisa semuanya tertampung,” kata Prasetyo di Jakarta, Selasa (12/8).
Prasetyo menuturkan, seluruh undangan telah terisi penuh dan tidak ada penambahan kuota.
Para tamu itu terdiri dari tamu kenegaraan, perwakilan lembaga negara, tokoh masyarakat, sampai warga yang telah mendaftar.
Untuk tamu kenegaraan, panitia mengimbau mengenakan pakaian adat selama upacara, sementara masyarakat umum tidak diwajibkan mengenakan busana tertentu.
“Kalau untuk yang undangan resmi memang ada yang kita harapkan menggunakan pakaian adat. Kalau untuk masyarakat ya kita tidak mewajibkan memakai pakaian tertentu. Yang penting semangatnya,” tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa beragam pengisi acara dari unsur masyarakat, instansi, hingga kelompok seni turut ambil bagian.
Menurutnya, masukan dan ide untuk memeriahkan acara di Istana tidak sedikit dan terus bermunculan.
“Banyak sekali, karena memang juga masukan atau ide itu juga dinamis ya. Jadi ada yang kemudian mengusulkan untuk ditambahkan ini. Dan bagi kami panitia, sepanjang itu bisa diakomodir, tidak mengganggu acara inti, acara pokok, nggak ada masalah. Karena toh semangatnya semua ingin ikut berpartisipasi,” ucapnya.
