Jakarta, GPriority.co.id – Sejumlah mahasiswa UBK (Universitas Bung Karno) menggelar aksi demo di depan Monas, seberang gedung Kementerian ESDM, Senin (1/9).
Terpantau oleh tim GPriority di tempat, dalam orasinya para mahasiswa UBK merasa tidak puas dengan kinerja Polri (Kepolisian Republik Indonesia). Mereka juga menuntut pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri (Kepala Kepolisian Republik Indonesia).
“Kami menuntut Presiden Prabowo untuk mencopot jabatan bapak Kapolri karena kecewa atas kinerja Polisi,” seru salah satu mahasiswa yang menyuarakan orasi.
Akibat demonstrasi tersebut, sejumlah akses jalan ditutup. Seperti jalur dari arah Jalan Medan Merdeka Selatan menuju area IRTI Monas yang dialihkan. Begitupun dengan ruas jalan dari Balai Kota DKI Jakarta yang menuju Bundaran Patung Kuda.
Polisi mengarahkan kendaraan yang melintas ke arah Jalan Merdeka Timur guna menghindari kepadatan. Kendati demikian, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Monas terpantau ramai lancar.
Menurut informasi, aksi demonstrasi dari mahasiswa UBK ini menjadi bagian rangkaian demonstrasi bertajuk, “Revolusi Rakyat Indonesia” yang sebelumnya berlangsung pada Senin (25/8) lalu dan ramai di media sosial hingga turun ke jalan.
Di sisi lain, tim GPriority juga memantau Markas Gegana di daerah Kramat Raya, Jakarta Pusat, yang tak begitu jauh dari lokasi demo tersebut.
Markas Gegana Kramat Raya terlihat hancur setelah diamuk masa. Bukan hanya tembok bangunan, masa juga merusak kendaraan milik Pasukan Gegana.

Laporan menyebut, terdapat 5 orang terduga pelaku yang membakar dan merusak bangunan tersebut pada Minggu (31/8) kemarin. Kabarnya, pelaku merupakan masyarakat sekitar yang terprovokasi.
Perlu diketahui, Markas Gegana merupakan fasilitas strategis milik kepolisian. Pihak berwenang pun siap menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran serta melawan hukum.
