Lewat Arts Lumiere Indonesia Festival 2025, Kemlu RI Diplomasi Budaya Dengan Sinema Dunia Islam

Lewat Arts Lumiere Indonesia Festival 2025, Kemlu RI Diplomasi Budaya Dengan Sinema Dunia Islam/Foto : GPriority (Nindya Farhah Azzahrah) Lewat Arts Lumiere Indonesia Festival 2025, Kemlu RI Diplomasi Budaya Dengan Sinema Dunia Islam/Foto : GPriority (Nindya Farhah Azzahrah)

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) akan menyelenggarakan Arts Lumiere Indonesia Festival 2025 dengan bertajuk “Muslim World Movie Screening 2025”.

Melalui konferensi pers pada Selasa (16/9), Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI, Ani Nigeriawati, menyebut jika Arts Lumiere Indonesia Festival 2025 berlangsung mulai tanggal 19-21 September 2025 di Jakarta.

Perlu diketahui, Arts Lumiere Indonesia Festival 2025 merupakan hasil kerja sama Kemlu RI bersama Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT. Produksi Film Negara (Persero), Universitas Negeri Jakarta, serta Galeri Nasional dan Cinema XXI.

Adapun festival tersebut menjadi inisiatif perdana dalam diplomasi budaya berbasis sinema, yang akan menghadirkan karya-karya film dari Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Lewat tema “Stories of Peace”, festival ini menjadi panggung bagi para sineas Negara Anggota OKI dalam menampilkan narasi-narasi yang menggambarkan wajah Islam yang damai, moderat, serta penuh keberagaman.

Melalui kekuatan sinema, publik diajak menyelami kehidupan Muslim dari berbagai latar mulai dari budaya, bahasa, hingga sejarah yang tentunya berakar dari nilai-nilai Islam secara universal.

Selain itu, festival ini juga bertujuan untuk menjadikan sinema sebagai jembatan persahabatan dan budaya sekaligus media untuk membawa pesan perdamaian dan kemanusiaan bagi dunia global.

Festival ini akan mempertemukan para pecinta film, seniman, hingga masyarakat luas agar dapat saling menginspirasi serta memperkuat semangat kebersamaan melalui diplomasi film.

Sebagai catatan, Arts Lumiere Indonesia Festival 2025: Muslim World Movie Screening akan berlangsung di empat titik strategis di Jakarta. Diantaranya XXI Djakarta Theater, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Galeri Nasional, serta Gedung Kesehatan Jakarta (GKJ).

Nantinya, ada 45 film feature dan film pendek dari 16 Negara Anggota OKI yang diputar. Mulai dari Mesir, Iran, Saudi Arabia, Turki, Uni Emirat Arab, serta Indonesia. Genre film yang dihadirkan pun beragam mulai dari dokumenter, drama, drama sosial, hingga fiksi.

Selain agenda pemutaran film, akan diadakan juga diskusi film bersama para sineas serta akademisi pada 20 September 2025 di XXI Djakarta Theater, dan 20-21 September 2025 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Kabar baiknya, festival ini gratis dan terbuka untuk umum. Untuk jadwal tayang, informasi film, hingga pendaftaran, dapat diakses melalui link berikut ini.