Jakarta, Gpriority.co.id – Media Honduras, Diario Diez membocorkan nama calon pelatih Timnas Indonesia. Menurut media tersebut, Indonesia telah ‘mengamankan’ John Herdman, pelatih yang sukses bersama Timnas Kanada.
Diario Diez dalam satu artikelnya menyatakan iri dengan Indonesia yang berhasil ‘mengamankan’ John Herdman, salah satu pelatih top di kawasan Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF). Herdman, sebut media Honduras itu merupakan pelatih visioner yang telah teruji kapasitasnya.
“PSSI mencari pelatih yang berpengalaman membawa sebuah negara lolos Piala Dunia. Pendekatan disiplin yang diterapkan John Herdman mengangkat prestasi sepakbola Kanada. Indonesia berharap dapat meniru kesuksesan itu unutk meningkatkan peringkat mereka di Asia,” demikian artikel Diario Diez pada Kamis (18/12).
Diario Diez melanjutkan, jika terjadi, maka kepergian Herdman ke Asia membuat negara-negara CONCACAF seperti Honduras dan Jamaika kehilangan pelatih elite. Sementara di sisi lain, Indonesia mendapatkan pelatih visioner yang telah teruji kualitasnya.
Diario Diez membocorkan jika John Herdman akan diumumkan sebagai pelatih Timnas Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Diungkapkam pula demi menjadi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menolak tawaran melatih dari Jamaika dan Honduras. “Pengumuman resmi dari PSSI diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” tegas Diario Diez.
Sebagai informasi, Herdman berhasil membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya dalam 36 tahun. Ia juga membawa Kanada ke puncak Kualifikasi Piala Dunia CONCACAF.
Kanada juga berhasil ke final Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF pertama mereka di bawah arahannya. Dengan prestasi itu peringkat FIFA Kanada naik dari peringkat 94 ke 40 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah. Bagi Herdman, ia kemudian dinominasikan sebagai Pelatih Terbaik FIFA pada tahun 2012, 2015, dan 2019.
Walau masih berupa rumor, PSSI harus merogoh kocek besar untuk mendapatkan Herdman. Hal ini didasari gajinya yang bisa mencapai USD3,2 juta pertahun atau sekitar Rp53,5 miliar saat menjadi pelatih di Toronto pada 2023 hingga 2024. Gaji itu masih lebih mahal dibandingkan gaji kedua mantan pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Patrick Kluivert dan Shin Tae Yong.
Foto : Wikipedia
