Ulasan Stranger Things 5 Volume 2: Mengharukan Meski Ketegangannya Hilang

Salah satu scene di Stranger Things 5 volume 2/Foto : Dok. Netflix Salah satu scene di Stranger Things 5 volume 2/Foto : Dok. Netflix

Jakarta, GPriority.co.id – Stranger Things 5 Volume 2 telah tayang di Netflix hari ini. Menjelang episode terakhir, volume 2 yang terdiri dari tiga episode, dirilis bertepatan dengan Hari Natal 2025.

Alur ceritanya dimulai dengan Will (Noah Schnapp) yang terhubung kembali dengan kekuatannya dan menyelamatkan teman-temannya dari Demogorgon saat mereka mencoba menyelamatkan anak-anak dari Vecna.

Kelompok tersebut, sekali lagi, berencana untuk menghubungkan kembali Will ke pikiran kolektif dengan rencana yang menggetarkan, dan memungkinkan Vecna untuk mengendalikan dirinya.

Sementara itu, Eleven (Millie Bobby Brown) dan Hopper (David Harbour) melarikan diri dari pangkalan militer di Upside Down bersama Eight, anak lain dari Hakwins yang Eleven temui di musim ke-2.

Kelompok lain, Nancy (Natalia Dyer), Jonathan (Charlie Heaton), Steve (Joe Keery), dan Dustin (Gaten Matarazzo). Mereka berada di Laboratorium Hawkins, di mana mereka sedang menjalankan misi untuk mengungkap asal usul dunia Vecna dan menemukan perisai yang melindunginya.

Hal ini menyebabkan kelompok tetrsebut terpecah menjadi dua dan Dustin menemukan jurnal Dr. Brenner (Matthew Modine), yang mengungkapkan apa sebenarnya Upside Down dan apa yang ada di balik dinding daging yang besar itu. Sementara, Jonathan dan Nancy melakukan sesuatu yang seharusnya tidak mereka lakukan, hingga mengancam nyawa mereka, meskipun tidak terjadi apa pun pada mereka.

Selain itu ada juga Holly (Nell Fisher) dan Max (Sadie Sink) yang sedang menjelajahi ingatan Vecna untuk menemukan jalan keluar. Di berbagai dunia, beberapa alur cerita terungkap secara bersamaan saat semua orang bersiap untuk pertempuran terakhir melawan Vecna. Pada akhirnya, ketika semua orang berkumpul, pertempuran terakhir mereka dengan Vecna dimulai dengan narasi penutup.

Stranger Things 5 Volume 2 cukup mengharukan meski tak terlalu menegangkan. Serial tersebut menghubungkan ‘titik-titik’ dari musim-musim sebelumnya dengan sempurna, menjawab banyak pertanyaan, dan menghadirkan berbagai kejutan baru. Semuanya dipenuhi dengan momen-momen yang sarat emosi.

Pada season kali ini, fiksi ilmiah tersebut sebenarnya cukup memenuhi ekspektasi penonton. Namun, pada ending-nya banyak memunculkan pertanyaan yang belum terjawab. Kendati setiap episode berdurasi lebih dari satu jam, namun akhir episodenya terkesan membingungkan.

Banyak hal terjadi sekaligus, hingga menuntut fokus penonton. Kendati demikian, ketiga episode tersebut berhasil di beberapa momen, dunia Upside Down digambarkan dengan baik dan para aktor juga melakukan yang terbaik dengan apa yang diminta dari mereka.

Henry Creel dan Vecna memiliki momen terbaik dalam serial ini. Salah satu adegan terbaik adalah ketika Will mengendalikan pikiran Vecna.

Meskipun demikian, terlepas dari banyaknya kekurangan di beberapa bagian dan kurangnya keseruan, para penggemar dijamin tetap akan menontonnya. Terlebih setiap seasonnya semakin menegangkan.