Penulis : Haris | Editor : Lina F | Foto : dok.pribadi
Jakarta,GPriority.co.id-Haid merupakan halangan yang terjadi bagi kaum wanita dalam setiap bulannya. Untuk itu wanita diperbolehkan tidak berpuasa dan menunaikan ibadah shalat di bulan Ramadan.
Meskipun dilarang mendirikan sholat dan menjalankan puasa ketika haid, wanita muslim seperti dituturkan Ustad Marwansyah Munir yang dihubungi via WhatsApp, Senin (3/4) tetap bisa melakukan ibadah lainnya.
Yang pertama zikir. Zikir dapat dilakukan kapanpun dan di manapun, termasuk diperbolehkan bagi wanita yang sedang haid. Anjuran berzikir ini juga tercantum dalam Al Qur’an surat Al-Ahzab ayat 41-42, sebagaimana Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا. وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلا
Artinya; Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah kepada Allah, zikir yang banyak dan sucikanlah dia pagi dan petang.
Dalam hadist, Rasulullah SAW bersabda:
“Wahai kaum wanita, bersedekahlah kalian dan perbanyaklah istighfar, karena aku melihat kebanyakan penghuni neraka adalah kaum kalian” (HR. Muslim)
Kedua berdoa, Berdoa adalah bentuk ikhtiar dan cara manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah. Wanita yang sedang dalam keadaan haid tetap bisa memohon, meminta, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Ketiga Mendengarkan lantunan Alquran. Walaupun tidak bisa membaca Alquran karena kondisi sedang dalam keadaan hadats besar, wanita bisa menggantinya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Alquran. Dengan tetap mendengar lantunan ayat suci, hati wanita haid akan selalu dekat dengan Allah. Ini sesuai dengan hadis riwayat Ibnu Majah.Dari Aisyah Ra ia berkata, “Rasulullah SAW meletakkan kepalanya di pangkuanku saat aku sedang haid, dan ia membaca Alquran”.
Keempat bersalawat. Salawat adalah bukti cinta manusia kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Salawat adalah sebab turunnya rahmat, pengampunan dan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Salawat tidak dilarang saat haid dan bisa dilakukan kapanpun.
Dan terakhir bersedekah. Bersedekah merupakan amalan yang mudah namun pahalanya cukup besar, seperti memberi santunan kepada fakir miskin, anak yatim hingga hanya menebar senyuman kebaikan. Dalam hal bersedekah, Rasulullah SAW juga menyerukan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. “Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyaklah istighfar. Karena, aku melihat kaum wanitalah yang paling banyak menjadi penghuni neraka”. (HR. Muslim)
