Anugerah Dewan Pers 2021, Jawa Barat Peringkat 2 Kategori Indeks Kemerdekaan Pers Tertinggi

Jakarta, Gpriority – Untuk yang pertama kalinya Dewan Pers menggelar Anugerah Dewan Pers 2021 di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta pada Kamis (9/12/2021) malam. Acara tersebut disiarkan langsung melalui Channel Youtube Dewan Pers.

Anugerah Dewan Pers 2021 ini sebagai bentuk apresiasi dewan pers kepada wartawan ,perusahaan media, perorangan dan lembaga serta tiga besar hasil survey indeks kemerdekaan pers  2021.

Dalam laporannya, Ketua panitia Asep Setiawan mengatakan di tengah masa pandemi tugas jurnalis ini semakin berat .Tugas wartawan dan media dalam memperjuangkan kemerdekaan pers bukanlah jalan yang bertabur bintang dan bertabur emas permata . “Ini adalah tugas suci yang tidak ringan bagi para insan pers yang bekerja siang dan malam bahkan 365 hari dalam setahun di bawah berbagai kesulitan di bawah berbagai tantangan bahkan di bawah berbagai lainnya. Namun Dewan Pers meyakini dedikasi dan komitmen insan pers, perusahaan pers, lembaga dan perorangan patut dihargai, “ ujar Asep.

Oleh karena itulah, kata Asep, Dewan Pers bersama konstituen menghadirkan Anugerah Dewan Pers ini dengan tema : Perjuangan dalam Mewujudkan Kemerdekaan Pers di Indonesia untuk Menghargai Mereka yang Telah Bekerja Keras Sebagai Media, Wartawan, Lembaga dan Perorangan .

Proses Anugerah Dewan Pers ini dimulai dengan konsultasi bersama konstituen Dewan Pers dan masyarakat pers untuk merumuskan tujuan dan kategori Anugerah Dewan Pers. “ Bahkan pengajuan Nomine Anugerah Dewan Pers ini disampaikan kepada konstituen Dewan Pers dari proses ini selama 4 bulan sampai saat ini,”jelas Asep.

Ketua Dewan Pers, Prof.M.Nuh mengawali sambutannya atas nama Dewan Pers menyampaikan ucapan terima kasih atas jasa-jasa tokoh pers kita mulai dulu kita sebelum merdeka sampai dengan yang sekarang . ”Mengapa ko pake anugerah anugerah ini? Di dunia pers kita itu tidak lain kita ingin membangun satu budaya satu tradisi untuk mengucapkan terima kasih kepada siapa pun yang punya prestasi, “ ungkap M.Nuh.

M.Nuh mengatakan karena ada kecenderungan di masyarakat itu mengucapkan terima kasih itu susah, kalau yang berhasil bukan saya. “Nah oleh karena itu Dewan Pers mengajak kepada kita semua siapa pun anak bangsa ini yang punya prestasi yang punya kontribusi positif, harus kita ucapkan terima kasih. Sebagai upaya membangun budaya apresiatif, konstruktif. Dan kalau tidak, antara yang berprestasi dengan yang tidak berprestasi itu sama saja maka nanti yang ndak perlu berprestasi podo wae,sama aja begitu . Oleh karena itu sekali lagi ini sebagai simbol ajakan kepada kita semua, ayo siapa pun, siapa pun yang punya prestasi kita berikan apresiasi. Kita berikan penghargaan sehingga dengan demikian orang akan berlomba-lomba untuk berprestasi,” jelas M.Nuh.

Dalam pemberian Anugerah Dewan Pers 2021 ini, ada tiga provinsi yang mendapat penghargaan Kategori Lembaga dengan Indeks Kemerdekaan Pers tertinggi, salah satunya yakni Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat yang hadir dan langsung menerima penghargaan tersebut mengungkapkan ketika dirinya pertama kali menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Indeks Kebebasan Pers Jawa Barat ada di peringkat ke-28.

“Saya kemudian mencoba mentransformasi dalam 2 tahun, dari peringkat ke-28 Alhamdulillah dapat ranking ke-2. Nanti legacy saya adalah kebebasan pers yang paripurna,” terang Ridwan Kamil.

“Tantangan mengelola informasi di Jawa Barat sangat kompleks karena latar belakang masyarakatnya yang multikultural. Jawa Barat itu terbagi dari 3 kebudayaan. Priangan, Betawi, dan Cirebonan-Jawa, sehingga, dinamika mengelola informasi luar biasa,” ujarnya.

Sebagai Gubernur Ridwan Kamil menyadari tantangan di masa depan adalah memilah informasi. “Bukan lagi seperti zaman Orde Baru di mana masalah itu adalah mencari informasi,” imbuhnya.

Anugerah Dewan Pers 2021 kategori Indeks Kemerdekaan Pers peringkat pertama diraih Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan yang ketiga diraih Provinsi Kalimantan Timur.

Dewan juri utama terdiri atas Yosef Adi Prasetyo KetuaDewanPers 2016-2019, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Atal S Depari, Prof.M.Nuh Ketua Dewan Pers, dan Bambang Harimurti wartawan senior, serta Dadang Rahmat Hidayat Dekan Fakultas IImu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung. Untuk juri tingkat penyisihan adalah Hendry Ch.Bangun, Asep Setiawan JamalulInsan dan Ahmad Djauhar.

Pemenang Anugerah Dewan Pers 2021 untuk ketegori perorangan non pers diraih oleh DamarJuniarto dari SAFENET. Kategori lembaga non pers dimenangkan oleh Lembaga Bantuan Hukum Pers.Kategori media siber diraih Kompas.id.Kategori televisi nasional diraih oleh Kompas TV.Untuk kategori wartawan diraih oleh RahdiniI kaningrum dari Metro TV.

Kategori media siber wilayah barat diraih oleh Kabarmedan.com. Kategori media siber untuk wilayah tengah diraih oleh kabarmakassar.com, Kategori wartawan radio dimenangkan oleh Haryo Ristamaji dari Radio Elshinta. Untuk kategori media radio dimenangkan oleh Suara Surabaya.RRI Pro3FM menjadi pemenang kategori media radio nasional. Untuk kategori wartawan media cetak dimenangkan oleh Wahyu Dhyatmika. Kategori media cetak nasional diraih oleh Majalah Tempo.#

 

 

Related posts