Ingin Punya Rezeki Tambahan? Yuk Mulai Amalkan Doa Ini

Dalam Islam, bukan hanya berdoa untuk diberi rezeki tambahan, namun juga harus disertai dengan usaha atau berikhtiar/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik Dalam Islam, bukan hanya berdoa untuk diberi rezeki tambahan, namun juga harus disertai dengan usaha atau berikhtiar/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Doa agar diberi rezeki tambahan menjadi salah satu amalan yang dapat dilakukan umat Islam ketika mengharapkan kelapangan rezeki dan tambahan karunia dari Allah SWT.

Salah satu doa yang dapat diamalkan bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir.

Doa tersebut berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ، فَإِنَّهُ لَا يَمْلِكُهَا إِلَّا أَنْتَ

Allaahumma inni as-aluka min fadhlika wa rohmatik, fa-innahu laa yamlikuhaa illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu tambahan karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau.”

Doa tersebut tercantum dalam riwayat HR. Thabrani, Al-Mu’jam Al-Kabir No. 10379. Isi doa menegaskan pengakuan seorang hamba bahwa karunia dan rahmat Allah SWT merupakan sesuatu yang tidak dimiliki secara mutlak oleh siapa pun selain-Nya.

Dalam kehidupan sehari-hari, rezeki tidak selalu dipahami hanya dalam bentuk uang atau harta. Rezeki dapat berupa kesehatan, pekerjaan, keluarga, ilmu, kesempatan, ketenangan hati, maupun berbagai kemudahan yang diterima seseorang. Karena itu, doa memohon tambahan rezeki juga dapat menjadi pengingat agar seorang Muslim senantiasa menggantungkan harapannya kepada Allah SWT.

Selain berdoa, Islam juga mengajarkan umatnya untuk berusaha. Keinginan mendapatkan tambahan rezeki perlu disertai ikhtiar, bekerja dengan cara yang halal, menjaga kejujuran, serta tidak mengabaikan kewajiban kepada sesama. Doa menjadi bentuk permohonan kepada Allah, sedangkan usaha merupakan bagian dari ikhtiar manusia.

Mengamalkan doa agar diberi rezeki tambahan juga dapat dilakukan sebagai bagian dari rutinitas ibadah. Namun, doa sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika seseorang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Memohon karunia Allah dapat menjadi bentuk rasa membutuhkan pertolongan-Nya sekaligus sarana untuk mengingat bahwa segala rezeki pada akhirnya berasal dari Allah SWT.

Bagi umat Islam yang sedang mencari doa pembuka rezeki, bacaan tersebut dapat diamalkan dengan memahami maknanya. Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga keyakinan, bersabar dalam menjalani proses, dan tetap berusaha memperoleh rezeki melalui jalan yang baik dan halal.

Dengan demikian, doa agar diberi rezeki tambahan bukan sekadar bacaan untuk mendapatkan materi, tetapi juga bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa rahmat serta karunia Allah SWT merupakan sumber segala kebaikan.