Jakarta, GPriority.co.id – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) resmi memindahkan ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 ke International Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Sebelumnya, Apkasi menggelar AOE Jakarta Convention Center (JCC).
Selain venue, AOE 2025 yang semula dijadwalkan pada 10-12 Juli itu kini digeser menjadi 28-30 Agustus 2025.
Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang menjelaskan pemindahan ini bukan tanpa alasan. Dia mengatakan ada dua pertimbangan utama antara lain penyesuaian agenda organisasi dan respons terhadap dinamika anggaran daerah. Adapun Musyawarah Nasional dan HUT ke-25 Apkasi di Minahasa Utara pada Juli mendatang disebutnya sebagai trigger perubahan.
“Kami ingin fokus optimal. Dengan jeda waktu lebih panjang, kabupaten bisa mematangkan persiapan, terutama yang masih menunggu kepastian anggaran perubahan,” kata Sarman.
Pada 2023, ICE BSD sukses menjadi tuan rumah Rakernas XV Apkasi dan AOE, yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
“Kami sudah punya chemistry dengan venue ini. Plus, letaknya di Kabupaten Tangerang—anggota Apkasi sendiri. Ini momentum untuk mendorong partisipasi daerah penyangga Jakarta sebagai kota bisnis,” tuturnya.
Sarman menekankan, ICE BSD menawarkan lebih dari sekadar ruang ekshibisi yang luas. Kawasan terintegrasi dengan BSD City ini dilengkapi akses tol, commuter line, dan kereta bandara.
“Skala internasional, teknologi mutakhir, dan infrastruktur premium akan memberi pengalaman berbeda bagi peserta dan pengunjung,” klaimnya.
Pada tahun 2025, Apkasi juga berkolaborasi dengan Pemkab Tangerang untuk menyajikan atraksi budaya dan kuliner khas. Hal ini menambah magnet bagi perantau yang rindu kampung halaman.
Tak hanya pameran komoditas dan investasi, AOE 2025 akan menghadirkan layanan publik langsung. Kementerian Dalam Negeri kembali membuka stand Dukcapil untuk permohonan KTP, KK, atau dokumen kependudukan lainnya layanan yang selalu ramai peminat dalam gelaran sebelumnya.
Lebih lanjut, Sarman juga membuka opsi venue alternatif untuk tahun-tahun mendatang, termasuk Pantai Indah Kapuk (PIK). “Kami terus mengevaluasi. Yang penting fasilitas memadai dan pengalaman peserta terpenuhi,” katanya.
Dengan perubahan jadwal ini, Apkasi meminta peserta terdafar menyesuaikan ulang koordinasi. “Tata letak stand akan kami akomodasi sebaik mungkin. Bagi kabupaten yang belum mendaftar, ini saat tepat memanfaatkan anggaran perubahan,” ucapnya.
Apkasi menyampaikan bahwa mitra strategis dari BUMN hingga industri terkait juga masih dibuka lebar untuk ikut dan memeriahkan ajang pameran tahunan AOE 2025.
Foto: dok.Apkasi
