Autopsi Ulang, Brasil Gugat Indonesia Jika Terbukti Lalai Tangani Juliana Marins

Autopsi Ulang, Brasil Gugat Indonesia Jika Terbukti Lalai Tangani Juliana Marins Autopsi Ulang, Brasil Gugat Indonesia Jika Terbukti Lalai Tangani Juliana Marins

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Brasil dilaporkan sedang mempertimbangkan jalur hukum internasional setelah autopsi ulang jenazah Juliana Marins.

Sebagai informasi, usai jenazah tiba di negara asalnya, keluarga Juliana Marins meminta dilakukan autopsi ulang. Permintaan ini hadir karena minimnya klarifikasi dari otoritas Indonesia, terutama terkait penyebab dan kematian wanita tersebut.

Saat ini, Kantor Federal Pembela Publik Brasil (DPU), juga tengah meminta pihak Kepolisian Federal untuk menyelidiki kemungkinan adanya pelanggaran. Jika nantinya terbukti ada unsur kelalaian, maka kasus Juliana Marins akan dibawa ke Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika (IACHR).

Dalam hal ini, Kantor Jaksa Agung Brasil (AGU) juga mendampingi seluruh proses autopsi, guna memastikan keadilan bagi keluarga Juliana Marins.

“Kami menunggu laporan dari pihak Indonesia. Setelah laporan tersebut sampai di kami, maka kami akan menentukan langkah-langkah selanjutnya. Autopsi ulang merupakan permintaan keluarga Juliana,” jelas Taisa Bittencourt selaku Advokat HAM dari Kantor Federal Pembela Publik Brasil.

Jika anda melewatkannya, Juliana Marins merupakan seorang perempuan Brasil berusia 26 tahun yang meninggal dunia usai terjebak selama empat hari di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Juliana diperkirakan jatuh pada 21 Juni tepat pukul 06.30 WITA. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bergerak pada Senin pagi. Sayangnya, evakuasi baru bisa dilakukan pada Rabu, 25 Juni lalu, karena cuaca yang buruk serta medan yang ekstrem.

Dalam upaya evakuasi tersebut, tim SAR menggunakan drone dan melakukan pencarian korban sejak hari insiden terjadi. Sayangnya, proses evakuasi tersebut harus terhambat karena kondisi alam yang tak mendukung.

Kejadian tersebut langsung disorot secara global, dan menjadi perhatian Pemerintah Brasil, terkait penanganan insiden yang dilakukan otoritas Indonesia.

Foto : Dok. Instagram