BANYUWANGI DESTINASI WISATA KELAS DUNIA

Hingga awal tahun 2019,sebanyak 100.000 wisatawan mancanegara (wisman), dan 5 juta wisatawan nusantara (wisnus) hadir di Banyuwangi.

Setelah dibukanya Bandara Banyuwangi secara komersil banyak wisatawan yang hadir ke Banyuwangi. Kehadiran mereka untuk berlibur di sejumlah destinasi pariwisata menarik di Banyuwangi dan juga menyaksikan sejumlah acara yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Alasan itulah yang membuat Gpriority turut menjelajahi Banyuwangi yang terletak di Jawa Timur.Selama empat hari berada di sana, Gpriority menyaksikan beragam atraksi menarik dan juga mengunjungi beberapa tempat wisata yang sangat indah dan berkelas dunia. Inilah tempat wisata dan ragam atraksi menarik yang bisa dilihat selama berada di Banyuwangi.

1.Pantai Boom Banyuwangi

Pantai yang terletak tidak jauh dari pusat kota Banyuwangi ini bisa menjadi alternatif tujuan liburan bersama keluarga. Dengan tarif masuk lima ribu rupiah perorang, kamu sudah bisa menikmati pantai yang memiliki pasir berwarna hitam berkilau dan juga pemandangan sunset yang indah,  bukan hanya itu saja banyak penjual makanan dan minuman pantai yang memudahkan pengunjung untuk membeli.

2.Taman Nasional Alas Purwo

Bagi Anda yang ingin menikmati tempat wisata yang banyak menyimpan keanekaragaman hayati dengan objek wisata serta pemandangan nan indah bak surga dunia bisa datang ke Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di Kecamatan Tegaldelimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Di sana Anda bisa menikmati nuansa khas Padang Savana yang berada di Afrika.

Tidak hanya disuguhi dengan nuansa Padang Savana, Anda juga dapat melihat puluhan Banteng, Rusa, Merak hijau, babi hutan, dan satwa liar lainnya.

Bagi yang ingin menikmati suasana pemandangan Padang Savana yang sempurna, sebaiknya datang pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB – 09.00 WIB atau sore hari sekitar pukul 15.30 WIB – 17.00 WIB. Sebaba pada jam tersebut para binatang  berkumpul untuk bermain dan mencari makanan.

3.Pantai Plengkung

Bagi yang gemar bermain selancar Pantai Plengkung yang dikenal dengan G-Land merupakan pilihan yang sangat tepat. Sebab memiliki ombak yang cukup besar, memanjang, tinggi serta memiliki kecepatan yang tinggi. Selain itu ombak pantai plengkung juga menggulung membentuk tabung ombak yang hampir sempurna.

Selain ombaknya, Pantai Plengkung juga memiliki daya tarik lainnya seperti memiliki kombinasi tiga warna yakni warna putih, biru dan hijau jika dilihat dari laut, mata airnya dipercaya masyarakat berkhasiat membuat awet muda,  serta memiliki kawasan pantai yang masih alami.

4.Kawah Ijen

Kawah Ijen yang terletak  di puncak Gunung Ijen merupakan salah satu tempat  wisata yang wajib dikunjungi ketika berada di Banyuwangi. Sebab menawarkan menawarkan  beragam pesona keindahan. Lihat saja warnanya, biru kehijauan dengan kabut asap belerang yang sangat mempesona. Ketika pagi tiba, Kawah Ijen yang berwarna hijau kebiruan terlihat sedikit berwarna emas. Hal ini dikarenakan sinar matahari pagi memantul di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu beragam bunga yang hanya hidup di dataran tinggi seperti edelwis dan cemara gunung bisa Anda temukan. Di sekitaran lerengnya, pohon manisrejo yang berdaun kemerahan berpadupadan dengan dinding belerang berwarna kekuningan membuat panorama di Kawah Ijen semakin mempesona.

Selain fenomena alam, blue fire yang muncul pada dini hari hingga pukul 05.00 WIB pagi di tengah-tengah penambangan sulphur juga menambah minat wisatawan untuk datang ke Kawah Ijen. Sekedar informasi, blue fire di dunia hanya ada dua, yang pertama di Islandia dan kedua di Kawah Ijen.

Untuk menuju ke sana, alangkah baiknya untuk menyarter mobil maupun motor. Sebab belum ada angkutan kota menuju ke sana.

5.Pantai teluk Hijau Banyuwangi

Jika ingin mencari surga dunia di Banyuwangi, datanglah ke Pantai Teluk Hijau yang terletak di Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangi, Jawa Timur. Jaraknya dari kota Banyuwangi sekitar 90 kilometer yang dapat ditempuh selama kurang lebih dua jam perjalanan. Akses menuju Teluk Hijau tidak hanya bisa dilalui melalui akses darat saja melainkan dari lautpun bisa dilalui melalui jalur pantai Rajagwesi dengan menyewa perahu.

Di Pantai Teluk Hijau Anda akan menemukan beberapa spot  menarik, sebut saja air tejun yang berada di tepi pantai yang dikelilingi batu karang yang cantik. Air terjun dengan tinggi sekitar 8 meter tersebut kerap digunakan sebagai tempat bilas alami. 

Pantai Teluk Hijau ini relatif aman untuk berenang. Ombaknya tidak terlalu berbahaya namun tetap harus diwaspadai. Yang lebih menarik lagi di tempat yang sama terdapat pantai Batu. Benar, pantai ini dinamakan batu karena pesisir pantainya bukan ditutupi pasir putih nan lembut, melainkan hampir seluruhnya ditutupi oleh bebatuan yang bersih. Susunan bebatuan di Pantai Batu ini seperti sudah ditata secara rapi. Padahal, bebatuan tersebut tersusun secara alami.

Jarak antara Pantai Batu dan Pantai Teluk Hijau tidak terlalu jauh, hanya sekitar 300 meter saja. Hanya saja keberadaan Teluk Hijau memang sangat tersembunyi. Bahkan sebelah Timur dan Barat pantai Teluk Hijau terdapat karang yang tinggi sehingga menyulitkan aksesnya jika dilalui dengan menyusuri pantai. Akses yang biasanya dijadikan lorong menuju Pantai Teluk Hijau adalah hutan kecil di ujung jalan setapak Pantai Batu. Meskipun demikian tidak mengurangi minat wisatawan untuk hadir. Buktinya hampir setiap harinya ratusan wisatawan datang ke Pantai Teluk Hijau.

6.Pantai Rajegwesi

Pantai Rajegwesi merupakan salah satu pantai di Banyuwangi yang masih alami dan menyuguhkan pemandangan panorama alam yang luar biasa. Hamparan pasir pantai yang berwarna kecokelatan dan juga ombak yang cukup tenang menjadikan Pantai Rajegwesi Banyuwangi banyak dikunjungi wisatawan.

Di pantai ini juga terdapat batu karang yang cukup tinggi. Warga sekitar menyebutnya dengan nama Rajegwesi yang mempunyai arti “Pagar Besi”. Batu ini berwarna kemerahan dan mengandung biji besi. Warna tersebut menunjukkan adanya karat karena proses korosi oleh air laut selama bertahun-tahun.

Selain menyuguhkan keindahan alam yang mempesona. Pantai Rajegwesi juga dijadikan sebagai pintu masuk wisata lain yang berada di area Taman Nasional Meru Betiri. Anda bisa mengunjungi destinasi wisata lain dengan menggunakan perahu yang sudah disediakan di pantai Rajegwesi yang terletak di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Untuk bisa masuk ke Pantai Rajegwesi, cukup membayar uang Rp.10.000,- bagi dewasa dan Rp.5.000,- bagi anak-anak.

7.Pantai Pulau Merah

Letaknya berada di Selatan Banyuwangi, namun tidak mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Pulau Merah. Hal ini dikarenakan Pantai Pulau Merah masih menyuguhkan wisata bawah laut yang cukup indah. Untuk merasakan pengalaman snorkeling di Pantai Pulau Merah ini Anda harus menyewa peralatan snorkeling dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Tidak hanya bawah lautnya yang indah, Pantai Pulau Merah yang terhampar sepanjang 3 km juga memiliki pemandangan yang cukup indah.Jadi tidak perlu heran jika banyak yang berkeliling di pinggiran pantai.

Bagi yang hobi berselancar, Pantai Pulau Merah juga menyediakannya meskipun ombaknya hanya setinggi 2-4 meter.Pantai ini dapat menjadi solusi bagi para wisatawan yang baru mencoba atau ingin belajar surfing karena ombaknya lebih bersahabat. Bagi Anda yang tidak memiliki papan selancar sendiri, jangan khawatir karena banyak masyarakat sekitar yang membuka jasa penyewaan selancar dengan harga sekitar Rp. 50.000.

Di Pantai Pulau Merah, Anda juga bisa berkeliling  di bukit Pasir Merah, untuk menuju ke sana, Anda harus menunggu air laut surut dan terbentuk daratan. Di Pantai Pulau Merah, Anda juga bisa menyaksikan pura Tawang Alun yang dibangun pada tahun 1980-an.  

8.Soto pak salim

Berkunjung ke sebuah daerah, tidak lengkap rasanya kalau tidak berburu kuliner. Di Banyuwangi, ada sebuah kuliner yang rasanya maknyus pisan, namanya Rumah Makan Soto Pak Salim,

Rumah makan yang berada di Jalan Ahmad Yani 18 ini  letaknya sangat strategis karena berdekatan dengan pusat perbelanjaan. Di rumah makan ini, Anda bisa menikmati beragam macam varian soto, mulai soto daging, soto babat,rujak cingur, dan yang menjadi andalan salah satu nya adalah rujak soto.

Untuk harganya relatif terjangkau, mulai dari sepuluh ribu hingga dua puluh ribuan.

9.Air Terjun Kalibendo

Perjalanan dari kota Banyuwangi menuju Air Terjun Kali Bendo memakan waktu satu  jam. Meski demikian banyak sekali wisatawan yang berkunjung ke sana karena lokasinya yang berdekatan dengan Pegunungan Ijen menjadikan lokasi ini masih asri dan sejuk.

Setibanya di lokasi wisata, Anda tidak langsung dipertemukan dengan air terjun, tapi terlebih dahulu harus melewati jalan setapak dan juga sungai yang masih jernih. Anda juga harus menyusuri sungai kurang lebih 500 meter.  Jangan khawatir terbawa arus dan tenggelam, sebab sungainya tidak terlalu dalam dan cenderung tenang. Setelah melewati beberapa tikungan sungai, akhirnya kita bisa menemukan air terjun setinggi 10 meter.

Dalam perjalanan menuju kalibendo, Anda  akan dibuat tercengang  dengan pemandangan disekitarnya, karena dalam perjalanan akan disuguhi bermacam pemandangan yang masih asri dan alami di antaranya kebun karet, kebun kopi, kebun cengkeh, pedesaan yang masih alami, dan jalan berliku yang naik turun walaupun tak begitu curam memberi daya tarik tersendiri bagi  yang berjiwa petualang.

Jadi, bagi para wisatawan, pecinta alam maupun fotografer tempat ini sangat tepat untuk dikunjungi.

10.Wisata Agro Kaliklatak

Agro wisata perkebunan Kaliklatak memiliki luas sekitar 1013 ha, dan terletak di ketinggian 450 M dari permukaan laut. Di Kaliklatak, Anda bisa berkreasi sambil belajar tentang aneka tanaman perkebunan seperti kopi, coklat, karet, cengkeh, dan rempah-rempah.

Selain menyaksikan perkebunan,Anda bisa menikmati pemandangan kota Banyuwangi, Selat Bali, Semenanjung Blambangan dan pulau Bali dengan sangat indah dari bagian tertinggi Kaliklatak bernama Hargosonyo.

Related posts