Berapa Nominal Zakat Fitrah Tahun Ini? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Ilustrasi pembayaran zakat fitrah/Foto : Dok. Freepik Ilustrasi pembayaran zakat fitrah/Foto : Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, informasi mengenai nominal zakat fitrah 2026 menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari oleh masyarakat Muslim di Indonesia.

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan setiap Muslim sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Dilansir dari NU Online, secara syariat, zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk makanan pokok sebanyak 1 sha’ atau setara dengan sekitar 2,5 hingga 3 kilogram beras per orang. Namun dalam praktik di Indonesia, zakat fitrah juga dapat dibayarkan dalam bentuk uang yang nilainya disesuaikan dengan harga beras yang umum dikonsumsi masyarakat di masing-masing daerah.

Pada tahun 2026, nominal zakat fitrah diperkirakan berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp60.000 per orang jika dibayarkan dalam bentuk uang. Perhitungan ini mengacu pada harga rata-rata beras yang berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp18.000 per kilogram. Jika dihitung dari kebutuhan 2,5 kilogram beras, maka nilai uang yang dibayarkan biasanya mengikuti harga tersebut.

Meskipun demikian, besaran zakat fitrah dapat berbeda di setiap daerah. Hal ini karena lembaga amil zakat, pemerintah daerah, serta pengurus masjid biasanya menetapkan nominal berdasarkan harga beras lokal yang berlaku. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan mengikuti ketetapan resmi dari lembaga zakat atau panitia zakat di wilayah masing-masing agar pembayaran zakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Zakat fitrah wajib dibayarkan oleh setiap Muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun orang dewasa. Dalam sebuah keluarga, kepala keluarga biasanya bertanggung jawab membayarkan zakat fitrah untuk seluruh anggota keluarganya. Waktu pembayaran zakat fitrah dimulai sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.

Tujuan utama zakat fitrah adalah membantu masyarakat yang kurang mampu agar mereka juga dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan layak. Zakat ini juga berfungsi sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan, sekaligus membersihkan diri dari hal-hal yang mungkin mengurangi kesempurnaan puasa.

Seiring perkembangan teknologi, pembayaran zakat fitrah kini semakin mudah. Selain melalui masjid atau panitia zakat di lingkungan tempat tinggal, masyarakat juga dapat menyalurkan zakat melalui lembaga amil zakat resmi maupun platform pembayaran digital. Cara ini dinilai lebih praktis dan membantu distribusi zakat agar tepat sasaran.