Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa longsornya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang pada Minggu (8/3) yang menewaskan empat orang.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3).
“Pemprov DKI Jakarta menyampaikan duka cinta yang mendalam atas meninggalnya empat orang dalam peristiwa lonsornya Gunung Sampah di zona 4 TPST Bantar Gebang yang terjadi pada hari minggu yang lalu, tepatnya jam 14.30 akibat hujan lebat dan durasi panjang,” kata Pramono.
“Peristiwa lonsor tersebut di zona 4 A pada pukul 14.30 diduga dipicu oleh hujan ekstrim pada hari minggu yang menyebabkan jalan operasional dan sungai ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah,” tambahnya.
Ia menjelaskan, longsor yang terjadi di Zona 4A pada pukul 14.30 WIB itu diduga dipicu hujan ekstrem pada Minggu siang, yang menyebabkan jalan operasional serta Sungai Ciketing sepanjang sekitar 40 meter tertutup sampah.
Pramono menambahkan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak Minggu (8/3) untuk memastikan keselamatan petugas saat melakukan penanganan korban sekaligus menstabilkan area agar layanan pengolahan sampah dapat segera dipulihkan.
Penanganan insiden tersebut melibatkan tim gabungan lintas instansi, antara lain Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran, serta aparat wilayah setempat. Proses evakuasi juga didukung 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans.
Ia juga memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menanggung seluruh biaya rumah sakit maupun pemakaman para korban.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan korban yang meninggal dari PJLP Dinas Lingkungan Hidup akan mendapatkan santunan BBJS Ketenagakerjaan. Sementara biaya pengobatan bagi yang luka-luka sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah DKI Jakarta,” tuturnya.
Sebagai langkah mitigasi, Pramono mengatakan layanan di Zona 4A untuk sementara ditutup dan pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang diminimalkan.
“Sebagai langkah mitigasi, layanan di zona 4A ditutup sementara, pengiriman sampah ke TPST Batar Gebang diminalkan, operasi layanannya dialihkan ke zona 3 serta disiapkan dua titik baru sambil dilakukan perapian,” ucap Pramono.
“Memang ini adalah hal yang pasti tidak direncanakan, tidak diduga akibat hujan yang deras dan lama dan tumpukan yang memang sudah tinggi menyebabkan terjadinya sliding atau longsor sehingga mengakibatkan korban 4 orang,” pungkasnya.
