Biar Ga Zholim Suami Wajib Tahu Bedanya Nafkah dan Uang Belanja

Penulis : Haris | Editor : Lina F | Foto : dok.pribadi

Jakarta, GPriority.co.id-sedang ramai ditonton seluruh masyarakat Indonesia ketika Inge Anugrah mengklarifikasi kabar mengenai Ari Wibowo yang tidak memberinya uang bulanan selama 17 tahun menikah.

“Yang saya maksud adalah uang pribadi untuk saya,” jelas Inge Anugrah dikutip dari akun YouTubenya.

Belajar dari kasus Inge Anugrah, sudah pasti suami wajib tahu apa sih yang dimaksud dengan uang belanja dan nafkah.

Sebab, uang nafkah istri dan uang belanja adalah dua hal yang berbeda.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), uang nafkah adalah uang jajan yang diberikan suami kepada istri.

Meskipun sang istri ikut bekerja dan memiliki penghasilan, tetap suami wajib memberikan uang nafkah.

Kini yang menjadi pertanyaan, bagaimana jika suami memiliki penghasilan lebih rendah daripada istri? Suami wajib memberikan semua penghasilannya kepada istri, supaya ia bisa mengatur segala pengeluaran.

Setelah memahami uang nafkah, kini Anda juga wajib mengetahuinya apa itu uang belanja bulanan. Berdasarkan KBBI adalah uang yang diberikan suami kepada istri dalam jumlah tertentu. Kemudian uang tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari hari, seperti belanja bahan makanan, bayar air dan listrik, serta uang jajan anak sekolah.

Memberi uang nafkah pada istri dianggap wajib karena dalam UU Perkawinan suami memiliki kewajiban untuk memberi nafkah lahir batin pada istri. Salah satunya memberi uang kebutuhan pribadi istri diluar uang belaja kebutuhan satu keluarga.

Sudah tahu kan bedanya uang bulanan dan juga nafkah. Mulai detik ini, berikanlah dua hak istrimu. Terlebih uang nafkah dan bulanan diatur juga dalam hukum Islam.

Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. (QS. An-Nisa’: 34)

Sudah menjadi kewajiban seorang suami yang harus memberi nafkah kepada istrinya berupa uang belanja dan nafkah khusus untuk istri atau uang jajan.

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda:

“Dan mereka (para istri) mempunyai hak diberi rizki dan pakaian (nafkah) yang diwajibkan atas kamu sekalian (wahai para suami).” (HR. Muslim: 2137)

Dalam hadist ini disebutkan dua nafkah yang wajib diberikan seorang suami kepada istrinya, yaitu rizki (uang belanja) dan pakaian (nafkah istri).

Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi pembelajaran bagi anda agar suami-suami jauh dari dosa zholim terhadap istri-istri.