Jakarta,GPriority.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan beberapa daerah di wilayah Jakarta memiliki curah hujan dengan intensitas lebat hingga hari Selasa, (28/2/2023).
Mengutip dari beberapa sumber, deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan bahwa perkembangan dinamika atmosfer saat ini menunjukkan potensi aktivitas gelombang atmosfer dan MJO (Madden Jullian Oscillation), yang tidak signifikan pengaruhnya untuk wilayah Jabodetabek.
“Namun Monsun Asia menunjukkan aktifitas signifikan dengan merujuk indeks surge dan indeks CENS (cross equatorial northerly surge) atau arus lintas ekuatorial yang saat ini cukup signifikan dan berpotensi masih signifikan hingga sepekan ke depan,” kata Guswanto dalam keterangannya di media lain.
Guswanto menambahkan, adanya seruakan dingin dari Asia yang disertai CENS ini dapat berdampak secara tidak langsung pada peningkatan curah hujan di sekitar wilayah Indonesia terutama di wilayah Indonesia bagian Barat, termasuk Jabodetabek.
“Selain itu, adanya sirkulasi di sebelah barat daya Lampung, juga mendukung terbentuknya pertemuan massa udara/konvergensi di sepanjang pesisir barat Sumatera dan Pulau Jawa, sehingga berpengaruh pula terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Jabodetabek,” tambahnya.
Dalam keterangan berbeda, BMKG menyebut bahwa curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi pada periode 24 – 28 Februari 2023.
Daerah yang terdampak curah hujan tinggi diantaranya adalah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Adapun daerah lain yang juga berpotensi terkena hujan lebat seperti Tangerang dan Depok.
“Berdasarkan pantauan data, water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah Pesisir Banten, Pesisir utara DKI Jakarta, dan Pesisir Jawa Barat,” tutup Guswanto. (Hn.)
