Budiman Sudjatmiko Tegaskan Kemiskinan Bukan Sekadar Kekurangan Uang

Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko dalam Media Gathering di Gedung BP Taskin, Jakarta, Senin (24/11)/Foto Fifi Abdurahman Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko dalam Media Gathering di Gedung BP Taskin, Jakarta, Senin (24/11)/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id  — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menegaskan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang keliru memahami apa itu kemiskinan.

Menurutnya, kemiskinan tidak bisa dilihat hanya dari sisi kekurangan uang.

 “Selama ini pengentasan kemiskinan kerap dipahami sebatas pemberian Bantuan Sosial atau Bantuan Langsung Tunai. BP Taskin merumuskan bahwa kemiskinan tidak hanya terkait kekurangan uang, melainkan juga kekurangan aset dan akses, seperti kepemilikan tanah, rumah, hewan ternak, serta akses ekonomi yang dinamis,” ujar Budiman dalam Media Gathering di Gedung BP Taskin, Jakarta, Senin (24/11).

Ia menjelaskan, pemahaman ini menjadi dasar BP Taskin dalam mengatasi kemiskinan melalui tiga dimensi utama yakni kekurangan uang, kekurangan aset, dan keterbatasan akses.

BP Taskin, kata Budiman, bekerja sama dengan berbagai lembaga negara di tingkat pusat dan daerah untuk menyelaraskan program, mulai dari koordinasi, monitoring, hingga evaluasi. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan program pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Salah satu fokus BP Taskin adalah memperkuat intervensi di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Bersama Kementerian Koperasi dan UKM, BP Taskin mendorong pembangunan 80.000 koperasi dan memberikan pendampingan khusus bagi wilayah-wilayah miskin agar kapasitas ekonomi masyarakat dapat meningkat.

Sejumlah program pro-rakyat juga telah berjalan, seperti pembagian becak listrik gratis di beberapa daerah dan pembangunan fasilitas jamban di kawasan kumuh DKI Jakarta.

“Seluruh program pengentasan kemiskinan di berbagai kementerian dan lembaga akan dikonsolidasikan melalui BP Taskin agar dapat terintegrasi dan tersampaikan tepat sasaran,” tegas Wakil Kepala BP Taskin, IIwan Sumule.