Jakarta, GPriority.co.id – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang YouTuber asal negeri ginseng Korea bernama Jiah, yang diajak oleh seorang pria untuk ke kamar hotelnya. Video tersebut diunggah pada Minggu (5/5) lalu.
Saat itu diketahui bahwa Jiah sedang berlibur ke Manado, dan hendak melakukan perjalanan ke Bunaken. Ia pun merekam perjalanan liburannya tersebut lewat sebuah vlog. Jiah yang sedang makan disebuah restoran pun, bertemu dengan dua pria lokal yang tak ia kenal. Namun, salah satu pria tersebut mengajak jiah untuk singgah ke hotel tempatnya menginap dengan nada menggoda.
Vlog Jiah yang berjudul “MENJADI TEMAN DENGAN PARA OM | KE BUNAKEN DARI MANADO” itu pun sontak ramai. Diketahui lewat vlog Jiah, dua pria tersebut tiba-tiba mengajaknya untuk bergabung di meja yang sama. Padahal saat itu Jiah sedang menikmati makanannya sendiri.
“Gabunglah dengan kami di sini. Kamu boleh bergabung di sini,” ucap salah satu dari kedua pria tersebut.
Puncaknya adalah salah satu pria yang mengaku bernama Albert, bertanya dimana tempat Jiah menginap. Setelah itu, pria berkepala plontos tersebut mengajak Jiah untuk singgah ke hotel tempat kedua pria tersebut menginap.
“Kalau kamu mau mampir ke hotel, kamu boleh. Kamu boleh mampir ke hotelku,” ucap salah satu dari mereka.
Kejadian ini lantas membuat netizen Indonesia geram, lantaran dinilai sebagai upaya pelecehan seksual terhadap wanita. Terlebih, Jiah merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA).
Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata sosok pria yang mengajak YouTuber Jiah untuk singgah di kamar hotelnya, merupakan pejabat Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Lelaki yang mengaku bernama Albert itu ternyata memiliki nama asli Asri Damuna, dan memiliki jabatan sebagai Kepala Kantor UPB Sangia Nibandera Kolaka.
Setelah melakukan investigasi lebih lanjut, pihak Kemenhub pun akhirnya membebastugaskan Asri Damuna dari jabatannya tersebut.
“Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang melibatkan Asri Damuna, Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka. Yang bersangkutan telah dibebastugaskan guna memudahkan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut,” ujar Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati.
Adapun, Menhub Budi Karya Sumadi juga akan menindak tegas pelaku jika memang terbukti bersalah.
“Jika terbukti benar, maka artinya yang bersangkutan tidak dapat menjaga marwah sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemungkinan akan ada sanksi internal terkait hal tersebut,” lanjut Adita.
Foto : YouTube / JIAH 지아
