Jakarta, GPriority.co.id – Akhir-akhir ini, jagat maya sedang dihebohkan dengan kabar dari mantan kiper timnas Indonesia, Kurnia Meiga, yang dikabarkan mengalami kebutaan mendadak akibat sering meminum alkohol setiap hari. Namun benarkah bahwa kebiasaan merokok dan minum alkohol dapat merusak kesehatan mata?
Merokok dan sering minum alkohol telah lama dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, namun dampak buruknya terhadap kesehatan mata sering kali dianggap remeh.
Merokok dan konsumsi alkohol secara teratur tidak hanya memengaruhi kesehatan tubuh anda secara keseluruhan. Tetapi juga berdampak pada kesehatan mata anda, kata Dr Ankit Deokar, Konsultan-Cornea, Sankara Eye Centre, Indore.
Merokok dan pengaruhnya terhadap penglihatan
Berikut ini adalah beberapa dampak kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol terhadap kesehatan mata dan potensi risiko yang terkait dengannya:
Peningkatan Resiko Katarak: Merokok merupakan salah satu faktor risiko terjadinya katarak. Bahan kimia berbahaya dalam asap tembakau berkontribusi terhadap kekeruhan lensa alami mata.
Degenerasi Makula: Merokok telah dikaitkan dengan peningkatan risiko degenerasi makula terkait usia (AMD), yang merupakan penyebab utama hilangnya penglihatan pada orang dewasa lanjut usia. AMD mempengaruhi bagian tengah retina, menyebabkan hilangnya penglihatan sentral.
Merokok dan Retinopati Diabetik: Merokok meningkatkan kemungkinan mengalami beragam komplikasi terkait diabetes, seperti retinopati diabetik. Hal ini juga meningkatkan kemungkinan komplikasi yang mengancam penglihatan.
Pengaruh konsumsi alkohol secara teratur terhadap penglihatan
Anand Kalaskar, Dokter Umum, Klinik Apollo, Nigdi, Pune mengatakan, “Merokok dan konsumsi alkohol dapat menimbulkan dampak buruk yang signifikan terhadap kesehatan mata, berdampak pada berbagai aspek penglihatan dan meningkatkan risiko terjadinya kondisi mata yang serius.”
Beberapa penyakit yang disebabkan karena rutin minum alkohol, adalah :
Glaukoma: Konsumsi alkohol berlebihan dapat berdampak buruk pada mata. Alkohol dapat mengganggu keseimbangan tekanan cairan di dalam mata, menyebabkan fluktuasi yang dapat meningkatkan risiko berkembangnya kondisi seperti glaukoma.
Kekurangan Nutrisi: Penyalahgunaan alkohol kronis juga dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang mempengaruhi kesehatan mata, seperti kekurangan vitamin A, yang penting untuk menjaga kesehatan penglihatan.
Trauma mata: Konsumsi alkohol dapat mengganggu keseimbangan dan koordinasi mata, sehingga meningkatkan risiko cedera mata akibat kecelakaan atau terjatuh. Hal ini dapat mengakibatkan trauma pada mata, mulai dari cedera ringan seperti lecet kornea hingga kondisi yang lebih parah seperti ablasi retina.
Berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan mata yang optimal. Pemeriksaan mata secara teratur dan gaya hidup sehat, berkontribusi dalam mencegah masalah penglihatan yang terkait dengan kebiasaan berbahaya ini.
Selain itu, pemeriksaan mata secara teratur dan gaya hidup sehat, termasuk pola makan seimbang, dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan mata yang optimal sepanjang hidup anda.
Foto : American Chemical Society
