Chery Luncurkan J6T, SUV Listrik Off-Road dengan Desain Lebih Tangguh

Chery meluncurkan mobil listrik off-road J6T pada Sabtu (8/11). Foto: Instagram/cherymotorindonesia Chery meluncurkan mobil listrik off-road J6T pada Sabtu (8/11). Foto: Instagram/cherymotorindonesia

Jakarta, GPriority.co.id – PT Chery Sales Indonesia (CSI) resmi meluncurkan varian terbaru mobil listrik berkemampuan off-road andalannya, J6T, pada Sabtu malam (8/11).

“Ini adalah sebuah perjalanan menuju pengalaman berkendara yang semakin matang, berkarakter, dan berteknologi tinggi. J6T hadir dengan sentuhan penyempurnaan di setiap detailnya,” ujar Direktur Penjualan PT CSI, Budi Darmawan dikutip Antara.

Berbeda dari penyegaran atau facelift, J6T lahir sebagai varian baru dari model J6 yang sudah lebih dulu dikenal. Meski tampilannya sekilas serupa, J6T membawa sejumlah pembaruan pada desain eksterior dan interior, serta memiliki dimensi yang sedikit lebih besar.

SUV listrik bergaya boxy ini memiliki panjang 4.433 mm, lebar 1.916 mm, dan tinggi 1.741 mm. Sementara varian J6 memiliki panjang 4.406 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.715 mm. Jarak terendah dari tanah (ground clearance) J6T juga meningkat menjadi 225 mm dibandingkan J6 yang hanya 200 mm tanpa muatan.

Dari sisi desain, sejumlah elemen baru tampak pada bumper depan, foglamp, bentuk kap mesin, hingga boks kargo belakang yang kini tampil lebih segar dan garang. Chery juga menghadirkan warna khas untuk J6T, yakni “Red Matrix”, sebagai signature color varian ini.

“Desain bumper depan dan belakang tampil lebih tegas dengan garis kokoh dan proporsi yang proporsional, ruang kabin dan interior dirancang untuk memadukan kenyamanan gaya dan kemewahan modern. Sebuah desain yang bukan hanya kuat secara visual, tapi juga mencerminkan kepercayaan diri dan jiwa petualang,” kata Budi.

Meski sudah diperkenalkan secara resmi, Chery belum mengumumkan harga J6T. PT CSI berencana mengungkap harga resminya pada 21 November 2025, bertepatan dengan pembukaan ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.

Namun demikian, Budi menyebut bahwa pemesanan J6T sudah dapat dilakukan mulai 8 November 2025, tanpa perlu inden. Mobil listrik ini juga telah dirakit secara lokal dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai sekitar 40 persen.