Jakarta, GPriority.co.id – Menag RI Nasaruddin Umar resmi menandatangani MoU penyelenggaraaan haji 1446 H/2025 M.
Melalui kesepakatan tersebut, pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat bahwa kuota haji 2025 menurun menjadi 221 ribu jiwa.
Sebelumnya di tahun 2024, kuota haji Indonesia ditetapkan sebanyak 241 ribu jiwa.
Kuota haji tersebut terdiri dari 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.
Kuota haji 2024 bahkan menjadi yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.
Nantinya, sebanyak 110.500 jemaah haji Indonesia akan dijadwalkan tiba di Bandara Amir Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah.
Kemudian para jemaah haji Indonesia tersebut akan kembali melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Sementara itu, 110.500 jemaah haji Indonesia lainnya akan menggunakan rute yang berlawanan.

Terkait petugas haji Indonesia, tahun ini pemerintah Indonesia akan mengalokasikan sebanyak 2.210 petugas haji.
Jumlah tersebut setara dengan 1 persen dari total kuota jemaah haji Indonesia.
Namun, saat ini pemerintah Indonesia akan terus berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota petugas haji 2025.
Jenis Haji yang Dianggap Resmi Oleh Pemerintah Arab Saudi
Seperti kita ketahui sebelumnya, jenis haji yang dianggap resmi oleh pemerintah Arab Saudi adalah haji reguler dan haji khusus.
Namun, ada 3 jenis haji lainnya yang juga dianggap resmi oleh pemerintah Arab Saudi. Diantaranya :
- Haji mujamalah : diundang resmi oleh pemerintah Arab Saudi
- Haji furodah : diundang resmi oleh pemerintah Arab Saudi dalam bentuk visa haji, setelah calon jemaah haji membeli paket haji melalui aplikasi Nusuk.
- Haji dakhili (dalam negeri) : untuk warga negara Arab Saudi dan negara asing yang memiliki izin tinggal di Arab Saudi.

Dalam pelaksanaan ibadah haji, KJRI Jeddah juga mengimbau para calon jemaah haji untuk mengikuti beberapa peraturan seperti menaati semua peraturan pemerintah Arab Saudi, mematuhi program pergerakan jemaah haji di masyair, serta totalitas dalam menjalankan ibadah haji.
Foto : Accor Group
