Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, dinyatakan positif COVID-19 pada Kamis (18/7) pagi tadi. Dilansir dari laman resmi Gedung Putih, Presiden berusia 79 tahun itu mengalami gejala ringan seperti pilek, kelelahan, hingga batuk kering sesekali.
Biden dilaporkan sudah menjalani vaksinasi lengkap dan menerima dua suntikan booster. Saat ini, dirinya pun sedang melakukan isolasi mandiri di Gedung Putih dan tetap melaksanakan tugasnya melalui telepon dan Zoom.
Sang istri, Jill Biden, mengatakan jika kondisi suaminya baik-baik saja. Biden juga sudah mulai mengonsumsi Paxlovid, obat antivirus yang disetujui FDA (Food and Drug Administration) untuk mengobati COVID-19.
Diketahui, jika Presiden Joe Biden dinyatakan COVID-19 saat dalam perjalanan ke Las Vegas pada 17 Juli 2024 lalu.
Awalnya, Jean-Pierre, Sekretaris Pers AS, menyatakan jika Presiden Biden hanya mengalami gejala pilek dan batuk biasa.
Akibat terinfeksi COVID-19, Presiden Biden harus batal menghadiri acara UnidosUS, dan juga terpaksa membatalkan kampanye.
Saat ini dirinya juga tengah menghadapi desakan dari beberapa orang yang berasal dari Partai Demokrat, untuk segera mundur dari pencalonannya sebagai calon presiden AS.
Bukan tanpa sebab, Biden dianggap sudah terlalu tua untuk kembali memimpin Amerika Serikat.
Foto : U.S. Embassy
