Dorong Kain Tenun Khas Sultra Naik Kelas, Pj. Gubernur Andap Ungkap 2 Upaya Ini

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya mendorong kain tenun khas Sultra naik kelas. Upaya ini dilakukan supaya karya bisa lebih dikenal.

Pj. Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto menyebut, Pemprov Sultra telah melakukan beberapa upaya guna mewujudkan hal tersebut, salah satunya mencatatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kain tenun Sultra di Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Dia pun mendorong para Kepala Daerah segera mendaftarkan HKI kain tenun khas daerahnya masing-masing.

“Sebut saja dari suku Tolaki ada 50 kekayaan intelektual komunal yang dicatat, termasuk dari yang lain (kain tenun),” kata Andap saat ditemui GPriority dalam ajang Indonesia Fashion Week (IWF) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (29/3).

Upaya lainnya, kata Andap dengan mempromosikan kain tenun di kancah nasional maupun internasional. Dia mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mengenalkan hal tersebut.

“Yang pasti kita akan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri ya, kemudian juga biasanya nanti kita berangkat ke luar dari situ juga kita komunikasi dengan Kemenparekraf sebagai leading sektor,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov melalui Dekranasda dan Dinas Pariwisata Sultra tampil di ajang IFW 2024. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 7 Kabupaten di Sultra tampil dalam Fashion Show IFW 2024, ke-7 kabupaten itu antara lain, Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe, Kolaka Timur, Kolaka, Bombana, Muna Barat.

Adapun ajang tahunan ini digelar selama 5 hari pada 27-31 Maret 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Foto: GPriority