Gelar Program Intensifikasi, Dinas Pertanian Halteng Kebut Target 2.835 Ton Beras Tahun 2024

Halmahera Tengah, GPriority.co.id – Dinas Pertanian Halmahera Tengah (Halteng) menggelar program intensifikasi yang dicanangkan oleh Pj. Bupati Halmahera Tengah Dr. Ikram M. Sangaji. Program ini guna mencapai target produksi padi jenis Inpari 32 tahun 2024 sebesar 2.835 ton.

“Program Intensifikasi Pertanian adalah suatu usaha guna meningkatkan produktifitas pertanian dengan cara memanfaatkan lahan pertanian yang ada dengan sebaik-baiknya, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian dan juga menjaga ketahanan serta ketersediaan pangan terutama pangan yang berasal dari tanaman padi yakni beras,” kata Kepala Dinas Pertanian Halteng, Yusmar Ohorella, S.Pi., M.I.L dalam rilis resminya dikutip, Sabtu (30/3).

Yusmar mengatakan target tersebut dihasilkan dari 2 kali musim tanam di atas lahan 500 ha.

Pada musim tanam pertama Yusmar menyebut ada 110 ha yang berada di kawasan Transmigrasi Wairoro (Desa Lembah Asri, dan Desa Wairoro Indah) Kecamatan Weda Selatan dan trans waleh SP 1 Desa Persiapan Era Fagogoru, Kecamatan Weda Utara.

“Dimana pada Desember 2023 telah dilakukan penanaman musim tanam pertama dengan jenis Inpari 32 di atas lahan 110 hektar, dan rencana Minggu pertama bulan Juni 2024 akan dilakukan penanaman 400 ha,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Halteng Ikram M. Sangadji menjelaskan bahwa program 500 ha, ini dalam rangka untuk menjaga stabilitas harga pangan terutama beras dan juga untuk menjaga ketahanan serta kedaulatan pangan agar dapat menekan angka inflasi di Kabupaten Halmahera Tengah.

“Semoga segala ikhtiar yang Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Dinas Pertanian serta seluruh petani dapat menjawab kebutuhan paling mendasar dari seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten Halmahera Tengah,” tutur Pj. Bupati Halteng.

Selain program intensifikasi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah Yusmar Ohorella telah menyerahkan benih padi kepada Petani padi yang berada di Transmigrasi Waleh SP 1, Desa Persiapan Era Fagogoru Kecamatan Weda Utara pada Kamis, 24 Maret 2024 lalu.

Adapun benih padi yang diserahkan adalah benih padi varietas Inpari 32. Benih padi tersebut akan dilakukan semai oleh petani dan selanjutkan pada usia bibit 12-14 hari akan dilakukan penanaman. Areal yang akan ditanami oleh Petani di Transmigrasi Waleh SP 1 seluas 21,24 ha.

“Harapan saya semoga benih yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik, agar nantinya produksi beras sangat tinggi, terlepas dari itu dengan hasil produksi padi dapat meningkatkan pendapatan petani padi yang berada di Transmigrasi Waleh SP 1,” ucapnya.

Foto: Dinas Pertanian Halteng