DPR Dorong Pembinaan Warung Madura untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Warung madura di Indonesia/Foto Pinterest

Jakarta, GPriority.co.id – Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan menegaskan pembinaan terhadap warung lokal, termasuk warung Madura, harus menjadi prioritas negara. 

Untuk itu, ia mendorong pemerintah melalui Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) agar lebih aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada para pedagang warung Madura.

Menurut Nasim, warung Madura merupakan pilar penting dalam menopang ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, peningkatan standar kualitas dinilai perlu dilakukan agar warung rakyat mampu bersaing secara adil dengan ritel modern.

“Warung Madura adalah kekuatan ekonomi rakyat yang nyata. BPKN harus hadir memberikan edukasi terkait kualitas barang, informasi produk, hingga mekanisme pengaduan. Tujuannya agar standar perlindungan konsumen di warung rakyat semakin baik dan terukur,” ujar Nasim Khan di Jakarta, Kamis (5/2).

Ia menjelaskan, warung Madura memiliki peran strategis dalam menyediakan kebutuhan pokok masyarakat selama 24 jam, sekaligus mendukung perputaran produk UMKM lokal. Keberadaan warung ini dinilai sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Namun demikian, Nasim menyayangkan masih adanya stigma yang menganggap warung rakyat tertinggal dari sisi kualitas dibandingkan toko modern. Padahal, menurutnya, persoalan perlindungan konsumen dapat terjadi di semua jenis usaha.

Politisi PKB itu bahkan menceritakan pengalaman pribadinya menemukan produk rusak di ritel modern, guna mematahkan anggapan bahwa toko besar selalu lebih aman bagi konsumen. Karena itu, ia menilai pembinaan terhadap warung lokal justru perlu mendapat perhatian serius dari negara.

“Jika warung Madura dibina dengan baik, kepercayaan publik akan meningkat. Dampaknya, ekonomi kerakyatan tumbuh dan persaingan dengan ritel modern menjadi lebih sehat dan adil,” pungkasnya.