Jakarta, GPriority.co.id – Gereja St. Nikolaus di Oberndorf, Austria, adalah tempat yang sangat bersejarah, karena di sinilah lagu Natal terkenal “Stille Nacht, Heilige Nacht” atau “Silent Night, Oh Holy Night” (Malam Kudus ) pertama kali diperdengarkan pada malam Natal 24 Desember 1818.
Sejarah Gereja St. Nikolaus
Gereja St. Nikolaus awalnya adalah sebuah gereja kecil di Oberndorf, sebuah kota kecil di tepi Sungai Salzach, dekat Salzburg, Austria. Gereja ini melayani komunitas kecil para penduduk desa, termasuk nelayan dan pelaut yang bekerja di sepanjang sungai.
Pada awal abad ke-19, Oberndorf mengalami perubahan besar. Sungai Salzach sering meluap, menyebabkan banjir yang merusak kota dan merusak bangunan gereja. Karena lokasi gereja berada di daerah rawan banjir, pada tahun 1906, gereja St. Nikolaus dihancurkan.
Namun, untuk mengenang peran penting gereja ini dalam sejarah lagu “Malam Kudus”, sebuah kapel kecil yang dikenal sebagai Kapel Malam Kudus (Stille Nacht Kapelle) dibangun di lokasi bekas gereja tersebut pada tahun 1937.
Kapel kecil ini, yang dibangun di tempat berdirinya gereja St. Nikolaus, menjadi tempat ziarah bagi para penggemar sejarah dan pecinta musik Natal. Setiap tahun, ribuan orang dari seluruh dunia datang ke sini, terutama saat musim Natal, untuk mengenang momen bersejarah ketika lagu “Malam Kudus” pertama kali dimainkan.
Di dekat kapel, terdapat museum kecil yang menceritakan kisah penciptaan lagu ini, sejarah gereja St. Nikolaus, dan kehidupan Joseph Mohr dan Franz Xaver Gruber. Suasana damai dan keindahan tempat ini menjadikannya simbol perdamaian dan cinta Natal yang abadi.
Gereja St. Nikolaus, meskipun tidak lagi berdiri, tetap dikenang sebagai tempat kelahiran salah satu lagu paling indah dalam sejarah umat manusia. Kapel Malam Kudus yang ada sekarang terus menjaga warisan itu dengan penuh rasa hormat.
Berikut lirik lagu Malam Kudus :
Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.
Hanya dua berjaga terus ayah bunda mesra dan kudus;
Anak tidur tenang. Anak tidur tenang.
Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik menggegap;
bala sorga menyanyikannya, kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom. lahir Raja Syalom!”
Malam kudus, sunyi senyap. Kurnia dan berkat
tercermin bagi kami terus di wajah-Mu, ya Anak Kudus,
cinta kasih kekal. cinta kasih kekal.
