Harus Ada Protokol Yang Jelas Dalam Larangan Mudik

Jakarta,gpriority-Dalam video conference, Jokowi pada Selasa (21/4) melarang warga untuk mudik.

Meskipun demikian tetap banyak warga yang ngotot untuk melaksanakan mudik dan mengatakan akan taat pada peraturan yakni mengisolasi diri selama 14 hari.

Banyaknya warga Jabodetabek dan zona merah yang ngotot untuk mudik membuat pemerintah harus membuat protokol yang jelas agar masyarakat benar-benar menaati keputusan tersebut yang bertujuan untuk memitigasi penyebaran pandemi Covid-19.

Jika tidak ada aturan dan sanksi tegas dalam waktu singkat, mereka yang bersih keras akan tetap melaksanakan mudik.(Hs)

Related posts