IDAI Ingatkan Waspada Virus Nipah, Tekankan Pola Hidup Bersih

Ilustrasi virus nipah/Foto iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan virus Nipah. 

Virus ini secara alami berasal dari kelelawar buah (genus Pteropodidae) dan dapat menular ke manusia melalui air liur hewan yang menempel pada buah-buahan atau melalui hewan ternak.

Peringatan tersebut disampaikan Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Dominicus Husada, dalam konferensi pers daring pada Kamis (29/1).

Dominicus menekankan pentingnya penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama dalam pengolahan pangan. Menurutnya, kelelawar kerap memakan buah langsung di pohon sehingga sisa air liur yang tertinggal dapat menjadi media penularan virus.

Ia menyarankan agar buah selalu dicuci bersih sebelum dikonsumsi. Jika buah memiliki kulit, sebaiknya dikupas secara menyeluruh untuk menekan risiko penularan.

“Buah selalu cuci bersih, kalau itu ada kulitnya dikupas tuntas biasanya risikonya menjadi hampir nol,” kata Dominicus, dikutip dari situs Tribrata News Jabar.

Selain buah, pengolahan daging juga perlu mendapat perhatian. Dominicus menjelaskan bahwa virus Nipah tidak tahan terhadap panas, sehingga memasak daging hingga benar-benar matang menjadi langkah penting dalam pencegahan.

“Jadi kalau kita memasaknya (daging), maka virus ini mati. Itu prinsip umum bukan cuman untuk cegah virus Nipah tapi bisa untuk virus-virus yang lain juga,” ucapnya

Ia menambahkan, langkah sederhana seperti mencuci dan mengupas buah serta memasak daging hingga matang sempurna dapat secara signifikan menurunkan risiko penularan virus mematikan tersebut.