Ifra 2021 Siap Digelar Secara Hybrid 12 November

Jakarta,Gpriority-Meski 2021 masih terjadi pandemi di Indonesia tidak membuat industri waralaba dan lisensi turun pamornya. Hal ini  bisa terjadi dikarenakan industri waralaba dan lisensi masih menjadi pilihanmenarik dan mempunyai peluang yang patut dicoba oleh para pelaku bisnis di tengah masa pandemi. Namun, hal ini harus dapat diselaraskan dengan strategi yang tepat dalam hal pengelolaan operasional dan branding agar dapat mempertahankan serta mempercepat pertumbuhan bisnis tersebut.

Masih banyaknya peminat industri dan lisensi di tengah pandemi membuat Dyandra Promosindo bersama dengan Asosiasi Franchise (AFI) dan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) kembali menyelenggarakan IFRA di tahun 2021. Untuk tahun ini IFRA Hybrid Business Expoin conjunction withIndonesia Licensing Expo (ILE) 2021 digelar secara Hybrid (offline dan online)

IFRA Hybrid Business Expoin conjunction with Indonesia Licensing Expo (ILE) 2021 akan diselenggarakan selama 3 hari (12-14 November 2021). Untuk offlinenya akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC),  Jakarta  dan penyelenggaraan secara online melalui platform https://www.ifra-virtualexpo.com/ mulai 12-30 November 2021.

“IFRA Hybrid Business Expo akan kembali hadir secara offline di Jakarta Convention Center, dengan kombinasi pameran virtual. Persiapan kepesertaan sudah 90%, kami berharapsituasiberlangsungkondusif dan penyelenggaraan IFRA Hybird Expo juga mengedepankan protokol kesehatan sesuai dengan standar penyelenggaraan event dari pemerintah,” jelas Raenita Pristiani Akruariana selaku Project Manager IFRA Hybrid Expo.

Hadirnya ILE 2021 menurut Ketua Umum AFI, Anang Sukandar,CFE dalam siaran persnya pada Kamis (28/10/2021) akan menciptakan domestic demand. Hal ini, akan mendorong orang untuk melalukan investasi sehingga roda perekonomian Indonesia terus berputar. “Pada kesempatan ini, usaha pada bidang food & beverages dan retail mulai berkembang dan akan bertahan karena bidang tersebut yang dibutuhkan sehari-hari oleh masyarakat. Diharapkan usaha tersebut menjadi usaha yang sustainable.”, jelas Anang Sukandar.

Melalui tema“Sustaining & Accelerate Your Business Growth Through Local and Global Market”, pameran ini menargetkan 15 ribu pengunjung selama penyelenggaraan dan diikuti lebih dari 150 peserta dari 250 brand seperti: Food & Beverages, Course & Education Center, Automotive, Retail Minimarket, Consultant & Association, Beauty, Health, & Spa, Fintech & Payment Online System Bubble Tea & Drinks Laundry & Services Delivery, Services Coffee, Cafe & Restaurant, Digital Ads, Lifestyle and Education.

Terkait dengan acaranya, IFRA Hybrid Business Expo in conjunction with Indonesia Licensing Expo (ILE) 2021 akan menghadirkan program-program pendukung terbaik yang dapat di akses offline dan online.  Program tersebut diantaranya adalah Hybrid Business Matching, Offline Booth & Virtual Booth, Hybrid Classroom, Hybrid Celebpreneur Talkshow, Interactive Quiz, Lucky Draw, Stage Performance, Hybrid Retiree’s Seminar, The 5th IFBCC, Hybrid Meet The Experts, Hybrid IFRA Awarding & Gathering dan IFRA Webinar Series.

IFRA Hybrid Business Expo in conjunction withIndonesia Licensing Expo (ILE) 2021 diharapkan menjadi salah satu peluang sekaligus pengembangan bisnis waralaba dan lisensi dalam upaya membuka lapangan pekerjaan dan pemulihan perekonomian. “IFRA Hybrid Business Expo 2021 dapat menjadi momentum kebangkitan bagi para pelaku usaha untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia yang semakin baik khususnya pada industri waralaba dan lisensi,” tutur Susanty Widjaya, CFE., Ketua Umum ASENSI.

Untuk hadir dan mendapatkan tiket masuk ke pameran IFRA Hybrid Business Expo in conjunction with Indonesia Licensing Expo (ILE) 2021 pengunjung cukup melakukan registrasi melalui laman https://www.ifra-indonesia.com/registration/visitor tanpa dikenakan biaya sepeserpun. Guna mengetahui informasi terkini seputar IFRA Hybrid Expo silakan follow IG IFRA @ifra_expo atau kunjungi websitenya di laman www.ifra-indonesia.com.(Hs.Foto.dok.Dyandra)

 

Related posts