Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia-Prancis sepakat memperkuat kolaborasi pada sektor ekonomi digital. Salah satu upayanya yaitu melakukan training bagi talenta-talenta kreatif di bidang tersebut, termasuk di dunia lapangan kerja.
“Semoga akan semakin banyak proyek bersama yang bisa dikerjakan di bidang tersebut, termasuk pelatihan dan akses kerja bagi digital talents,” harap Menlu Sugiono dalam saat ditemui media pada Rabu (26/3) di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri.
Menlu Sugiono bersama Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot juga membahas kerja sama di berbagai sektor penting lainnya, seperti di bidang pertahanan.
“Saya juga menyampaikan apresiasi atas sertifikasi perjanjian kerja sama pertahanan oleh Parlemen Prancis, dan sepakat untuk meningkatkan hubungan di bidang tersebut,” ungkap Menlu Sugiono.
Menlu Sugiono mengatakan jika kolaborasi maritim penting untuk menjaga kawasan pasifik yang stabil, damai, dan sejahtera. Oleh karena itu Kemlu RI menyambut baik misi latihan militer Angkatan Laut Perancis pada Januari 2025 lalu.
“Kami juga sepakat untuk melaksanakan dialog 2 plus 2 antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan untuk membahas isu-isu di kawasan yang global,” tambah Sugiono.
Bahas Isu Dukungan Untuk Palestina dan Ukraina

Di akhir, Menlu Sugiono mengapresiasi langkah Prancis untuk upaya perdamaian di Palestina serta isu terkait Ukraina.
“Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan Prancis terhadap upaya-upaya penciptaan perdamaian di Palestina, juga beberapa inisiatif tadi yang disampaikan dalam rangka mencari solusi dari permasalahan tersebut. Kemudian terkait Ukraina, Indonesia juga menekankan pentingnya penyelesaian damai melalui dialog terbuka dan mekanisme multilateral yang inklusif,” tutup Menlu Sugiono.
Foto : GPriority/Nindya Farhah Azzahrah
