Informasi, Identitas dan Jejak Digital di Media Sosial

Palu,Gpriority-“Informasi, Identitas dan Jejak Digital di Media Sosial” merupakan salah satu materi yang dibawakan oleh Pegiat Komunitas Peduli Pendidikan Pagimane Zulkifli Dain dalam Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, yang dilaksanakan secara virtual pada 19 November 2021 di Palu, Sulawesi Tengah.

Tak hanya Zulkifli yang diplot sebagai narasumber, gelaran acara yang mengangkat tema “Jangan Sampai Menyesal, Jaga Jejak Digital” juga menghadirkan 3 narasumber lainnya yakni Pemengaruh & Dokter Sri Rahmadani, Praktisi Hukum & Dosen Muhamad Aljebra Aliksan Rauf, serta Pegiat Literasi & Pendiri PARADIGMA.doc Azwar Asmar. Bertindak sebagai moderator adalah Ady Putong selaku jurnalis.

Acara yang diikuti 629 peserta dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Mengawali sesi pemaparan, Zulkifli Dain sebagai narasumber pertama, hadir membawakan materi kecakapan digital bertema “Informasi, Identitas dan Jejak Digital di Media Sosial”. Menurut Zulkifli, data dan informasi pribadi, penting untuk kita jaga kerahasiaannya agar tak disalahgunakan oleh pihak lain yang tidak bertanggunggung jawab. “Kita mesti berhati-hati saat berinternet, jangan sembarangan mengumbar informasi maupun data pribadi sensitif karena akan meninggalkan jejak digital yang bisa merugikan,” ujarnya.

Berikutnya, Sri Rahmadani menyampaikan materi etika digital berjudul “Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial”. Ia mengatakan, saat bermedia sosial, selalu pertimbangkan kebenaran, kebutuhan, kebaikan, dan manfaat dari informasi yang akan kita unggah. “Kebebasan berekspresi di dunia maya harus dibarengi dengan etika dan tanggung jawab untuk memberi dampak positif kepada masyarakat,” ingatnya.

Pemateri ketiga, Muhamad Aljebra Aliksan Rauf, mengusung tema budaya digital tentang “Mengenal Lebih Jauh UU ITE terkait Perlindungan Data Pribadi”. Menurutnya, internet membawa transformasi dalam segala bidang kehidupan masyarakat. Sifatnya yang terbuka memerlukan kebijaksanaan penggunanya untuk menyaring informasi yang beredar dan melindungi privasi diri maupun orang lain. “Meskipun dalam UU ITE terdapat pasal-pasal yang menjamin perlindungan data pribadi, namun filter terampuh adalah otak, hati, dan diri kita sendiri,” ungkapnya.

Adapun Azwar Asmar, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Kenali dan Pahami Rekam Jejak di Era Digital”. Ia mengatakan, aktivitas kita di dunia maya akan meninggalkan jejak digital pasif dan aktif yang bisa disalahgunakan pihak lain jika tak dikelola dengan baik. Dampaknya, dapat menimbulkan bahaya intimidasi daring terkait gender, pengambilalihan hak kendali data diri pribadi, dan potensi pencemaran nama baik. “Jejak digital memiliki aset data yang sangat penting karena berisi informasi terkait biodata pribadi maupun keluarga sehingga pengelolaan privasi dan keamanannya mutlak diperlukan,” tegasnya.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memperoleh uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan menarik peserta di antaranya tentang bagaimana efektifitas UU ITE dalam melindungi data pribadi terkait banyak kasus kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi. Narasumber menjelaskan bahwa kita belum memiliki perundangan spesifik yang khusus mengatur perlindungan data pribadi. Kewaspadaan kita dalam berinternet secara aman dan sehat dengan melindungi data pribadi, penting untuk menutup kemungkinan penyalahgunaan data pribadi kita oleh pihak lain.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (Hs.Foto,Dyandra Promosindo)

Related posts