Amerika Serikat, GPriority.co.id – FIFA dilaporkan membatalkan sekitar 2.000 kamar hotel yang sebelumnya telah dipesan untuk ajang Piala Dunia 2026 di Philadelphia.
Keputusan ini muncul hanya beberapa bulan sebelum turnamen berlangsung. Sebelumnya, FIFA memesan sekitar 10.000 kamar hotel untuk kebutuhan operasional, termasuk staf, ofisial, dan media.
Dilansir dari laporan WIO News, Menurut pihak terkait, pembatalan ini merupakan hal yang umum dalam event berskala besar. FIFA biasanya memesan kamar dalam jumlah besar terlebih dahulu, lalu melakukan penyesuaian mendekati hari pelaksanaan.
Langkah ini dilakukan karena jumlah kebutuhan riil mulai terlihat lebih jelas, sehingga kamar yang tidak de dapat dilepas kembali ke pasar. Selain itu, FIFA juga disebut menggunakan klausul kontrak yang memungkinkan pembatalan tanpa penalti.
Sementara itu dilansir dari laporan The Independent, fenomena pembatalan hotel ini tidak hanya terjadi di Philadelphia. Beberapa kota tuan rumah lain dalam Piala Dunia FIFA 2026 juga mengalami hal serupa. Bahkan di Mexico City, dilaporkan sekitar 40% pemesanan kamar oleh FIFA juga dibatalkan.
Pembatalan mendadak ini sempat menimbulkan kekhawatiran di industri perhotelan. Pasalnya, waktu yang tersisa untuk menjual kembali kamar relatif singkat. Namun, pelaku industri tetap optimistis. Kamar yang dilepas diperkirakan akan segera terisi oleh wisatawan dan penggemar sepak bola dari seluruh dunia.
Apalagi, Philadelphia akan menjadi salah satu tuan rumah penting dengan sejumlah pertandingan digelar di Lincoln Financial Field. Di sisi lain, pembatalan ini justru membuka peluang bagi para fans. Ribuan kamar hotel kini kembali tersedia dan bisa dipesan oleh publik. Dengan tingginya minat terhadap Piala Dunia FIFA 2026, ketersediaan kamar ini diprediksi akan cepat terserap.
Pembatalan ribuan kamar hotel oleh FIFA di Philadelphia merupakan bagian dari strategi penyesuaian logistik menjelang turnamen besar. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, langkah ini justru membuka peluang bagi wisatawan untuk mendapatkan akomodasi.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Piala Dunia FIFA 2026, permintaan hotel dipastikan tetap tinggi dan berpotensi memberi dampak ekonomi signifikan bagi kota tuan rumah.
