Jakarta,GPriority.co.id – Siapa diantara kalian yang tidak suka dengan makanan beku yang satu ini? Es krim merupakan salah satu jenis makanan beku dari olahan susu dan dicampur dengan pemanis yang hampir digemari oleh seluruh orang.
Salah satu makanan penutup yang sering dijumpai dengan berbagai varian rasa ini, sudah menjadi primadona bagi semua kalangan. Es krim juga bisa menjadi makanan untuk meningkatkan mood kita agar lebih baik.
Saat seseorang makan es krim, indera pengecap kita akan merasakan sensasi manis luar biasa yang bisa membuat tubuh melupakan stres. Namun, es krim bisa menjadi bahaya jika dikonsumsi terlalu sering.
Bahaya bagi kesehatan mulai timbul ketika seseorang terlalu sering menghabiskan es krim dalam porsi besar. Berikut efek samping yang timbul jika kita terlalu sering mengonsumsi es krim setiap hari:
1. Sakit Gigi
Berdasarkan sebuah penelitian, 57 persen populasi di Amerika menderita gigi sensitif yang disebabkan melalui makanan atau minuman dingin, panas, dan asam. Hal ini terjadi karena enamel gigi atau cangkang yang melindungi gigi berkurang.
2. Gangguan Tidur
Makan makanan rendah serat dan lemak jenuh tinggi dikaitkan dengan tidur yang lebih di malam hari. Mengonsumsi lebih banyak gula di malam hari bisa mengurangi jumlah tidur nyenyak, gelombang lambat, dan restoratif.
2. Risiko Penambahan Berat Badan
Es krim sepertinya makanan yang baik untuk mengatur suasana hati, namun konsumsi gula tinggi bisa menjadi penyebab penambahan berat badan. Dengan takaran kadar gula yang tidak normal, es krim bisa membuat obesitas hingga diabetes.
3. Risiko Terserang Penyakit Jantung
Makan es krim terlalu banyak bisa membahayakan kesehatan jantung. Asupan lemak jenuh yang tinggi berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol buruk dalam tubuh, yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung.
4. Kesehatan Usus Menurun
Makan es krim terlalu sering akan mengurangi jumlah bakteri baik pada usus dan meningkatkan bakteri jahat. Dengan adanya bakteri jahat dalam tubuh, akan berakibat pada obesitas dan penyakit kronis lainnya. Penelitian lain juga menunjukkan konsumsi makanan tinggi lemak dan asam lemak jenuh bisa berefek pada kesehatan usus.(Hn.)
