Iran, GPriority.co.id – Piala Dunia 2026 tinggal 70 hari lagi, tetapi partisipasi Iran dalam ajang FIFA tersebut masih belum pasti.
Negara Asia Barat itu saat ini sedang dilanda perang dengan Israel dan AS, salah satu negara tuan rumah Piala Dunia 2026.
Dilansir dari laporan AFP, Iran pun telah meminta agar pertandingan dipindahkan ke luar AS, tetapi FIFA, setelah awalnya menolak permintaan tersebut, belum memberikan tanggapan apa pun hingga saat ini.
Sementara itu, Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali, pada hari Minggu (5/4) lalu mengatakan bahwa partisipasi negara tersebut dalam turnamen empat tahunan itu bergantung pada pemindahan pertandingan mereka ke luar AS.
Sebagai informasi, Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, dan memiliki pertandingan babak penyisihan grup yang dijadwalkan di dua kota AS – Los Angeles dan Seattle dalam turnamen yang dijadwalkan dari 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
“Jika (permintaan kami kepada FIFA untuk relokasi) diterima, partisipasi Iran di Piala Dunia akan pasti,” kata Donyamali kepada kantor berita Anadolu Turki pada hari Minggu lalu.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS. Sementara dari pihak AS, Presiden Donald Trump sempat memberikan sindiran kepada Iran.
“Saya benar-benar tidak percaya bahwa pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri,” ujar Trump dalam sebuah pernyataan.
Setelah komentar Trump, tim sepak bola Iran menggunakan media sosial dan mengatakan, “Tidak ada yang bisa mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia.”
Situasi semakin memanas, hingga Ketua Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, juga menegaskan jika Timnas Iran tidak akan berangkat ke AS.
“Ketika Trump secara eksplisit menyatakan bahwa dia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan melakukan perjalanan ke Amerika,” tegasnya sambil menambahkan bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Meksiko untuk mengadakan pertandingan grup.
Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino telah mengklarifikasi bahwa badan sepak bola tersebut sedang mempertimbangkan perubahan dalam jadwal.
“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan hasil undian,” kata Infantino setelah bertemu dengan ketua IFF pada hari Selasa pekan lalu.
Kendati demikian, Doyamali kembali menegaskan bahwa Timnas Iran siap bermain di Piala Dunia 2026 meskipun muncul ketidakpastian soal lokasi pertandingannya.
“Dalam keadaan seperti ini, kemungkinan Iran berpartisipasi dalam pertandingan Piala Dunia di AS sangat rendah, tetapi jika jaminan keamanan yang relevan diberikan, pemerintah kami akan membuat keputusan akhir,” tuturnya.
