Jadwal Lengkap Contra Flow-Ganjil Genap Mudik Lebaran 2023, Catat ya!

Penulis : Dimas | Editor : Haris | Foto : Istimewa

Jakarta,GPriority.co.id-Mengatisipasi lonjakan lalu lintas saat mudik lebaran dan balik nanti, PT Jasa Marga (Persero) melakukan beberapa Langkah diantaranya contra flow dan ganjil genap.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana mengatakan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way, contra flow, hingga ganjil-genap. Rekayasa lalu lintas tersebut nantinya akan dilakukan secara kombinasi.

Berikut ini merupakan rincian jadwal penerapan one way, contra flow, dan ganjil-genap.

One Way

  1. Arus mudik (KM 72 Cikampek-KM 414 GT Kalikangkung)
  • Selasa, 18 April: 14.00-24.00 WIB
  • Rabu, 19 April: 08.00-24.00 WIB
  • Kamis, 20 April: 08.00-24.00 WIB
  • Jumat, 21 April: 08.00-24.00 WIB
  1. Arus balik (KM 414 GT Kalikangkung-KM 72 Cikampek)
    A. Periode pertama
  • Senin, 24 April: 14.00-24.00 WIB
  • Selasa, 25 April: 08.00-24.00 WIB
  • Rabu, 26 April: 00.00-08.00 WIB

B. Periode kedua

  • Sabtu, 29 April: 14.00-24.00 WIB
  • Minggu, 30 April: 08.00-24.00 WIB
  • Senin, 1 Mei: 08.00-24.00 WIB
  • Selasa, 2 Mei: 00.00-08.00 WIB

Contra Flow

  1. Arus mudik (KM 47 Karawang Barat-KM 72 Cikampek)
  • Selasa, 18 April: 14.00-24.00 WIB
  • Rabu, 19 April: 08.00-24.00 WIB
  • Kamis, 20 April: 08.00-24.00 WIB
  • Jumat, 21 April: 08.00-24.00 WIB
  1. Arus balik (KM 72 Cikampek-KM 47 Karawang Barat)
    A. Periode pertama
  • Senin, 24 April: 14.00-24.00 WIB
  • Selasa, 25 April: 08.00-24.00 WIB
  • Rabu, 26 April: 00.00-08.00 WIB

B. Periode kedua

  • Sabtu, 29 April: 14.00-24.00 WIB
  • Minggu, 30 April: 08.00-24.00 WIB
  • Senin, 1 Mei: 08.00-24.00 WIB
  • Selasa, 2 Mei: 00.00-08.00 WIB

Ganjil-Genap

  1. Arus mudik (KM 47 Karawang Barat-KM 414 GT Kalikangkung)
  • Selasa, 18 April: 14.00-24.00 WIB
  • Rabu, 19 April: 08.00-24.00 WIB
  • Kamis, 20 April: 08.00-24.00 WIB
  • Jumat, 21 April: 08.00-24.00 WIB
  1. Arus balik (KM 414 GT Kalikangkung-KM 47 Karawang Barat)
    A. Periode pertama
  • Senin, 24 April: 14.00-24.00 WIB
  • Selasa, 25 April: 08.00-24.00 WIB
  • Rabu, 26 April: 00.00-08.00 WIB

B. Periode kedua

  • Sabtu, 29 April: 14.00-24.00 WIB
  • Minggu, 30 April: 08.00-24.00 WIB
  • Senin, 1 Mei: 08.00-24.00 WIB
  • Selasa, 2 Mei: 00.00-08.00 WIB

Sementara itu, untuk titik-titik yang akan mengalami lonjakan lalu lintas, kata Lisye, berada di daerah Jabotabek, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

“Lalu lintas selama arus mudik dan balik nanti, untuk di Jakarta sendiri yang keluar Jabotabek ada di 4 gerbang tol utama, yaitu di Cikampek Utama yang nanti juga akan menuju ke arah Trans Jawa dan yang ke arah Bandung nanti ada di Kalihurip Utama, dan yang arah selatan ke arah Bogor itu ada di GT Ciawi, dan juga ada di Cikupa untuk arah Tangerang Merak,” paparnya.

Untuk di Jawa Tengah diperkirakan terjadi lonjakan di Kalikangkung. Lalu di Jawa Timur diperkirakan terjadi lonjakan di Waru Gunung dan beberapa titik lainnya seperti di lokasi wisata di Sidoarjo dan Malang.

Lisye juga menambahkan terdapat waktu-waktu akan terjadinya kepadatan di jalan tol. Ia menuturkan, puncak arus mudik diperkirakan pada 19 April 2023 sementara untuk puncak arus balik diperkirakan akan jatuh pada h+2 Lebaran atau pada 25 April untuk periode pertama, dan puncak arus balik periode kedua akan jatuh pada 1 Mei 2023.

Selain itu, ia juga mengungkapkan waktu-waktu favorit ketika melakukan mudik. Biasanya terjadi pada waktu setelah sahur dan menjelang buka puasa.

“Ini yang kami imbau kepada pengguna jalan tol agar bisa menghindari waktu-waktu favorit agar bisa merencanakan perjalanannya, cek rutenya dengan bantuan aplikasi Travoy yang kami miliki untuk bisa mendapatkan informasi lalu lintas secara real time,” paparnya.

Adapun, selain rekayasa lalu lintas Lisye membeberkan antisipasi lainnya guna mencegah adanya kemacetan lalu lintas. Salah satunya dengan menyediakan mobile reader untuk membantu mempercepat transaksi yang ada di gerbang tol.

“Ini tentunya kita antisipasi dengan adanya koordinasi dengan pihak setempat, kepolisian untuk bisa mengatur lalu lintas, dari sisi kami siapkan juga di gerbang tol yang akan mengalami lonjakan transaksi, kami siapkan tambahan petugas dan juga ada mobile reader untuk mempercepat transaksi yang ada di gerbang tol,” ujarnya.