Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan lahan pemakaman di ibu kota semakin terbatas sehingga harus dilakukan penumpukan makam.
Dia menambahkan, berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, dari total 80 tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta, 69 TPU sudah penuh. Sementara 11 TPU lainnya masih tersedia, namun diperkirakan hanya mampu menampung hingga tiga tahun ke depan.
“Persoalan petak makam di Jakarta saat ini sudah menjadi persoalan yang sangat-sangat serius. Secara total ada 80 TPU di Jakarta, 69 sudah tidak bisa normal, harus dilakukan penumpukan,” kata Pramono dalam konfrensi pers penyerahan kunci Rusun Jagakarsa kepada warga relokasi TPU Menteng Pulo, Selasa (9/12).
Sebagai solusi, lanjut Pramono, Pemprov DKI akan memperluas lahan TPU Menteng Pulo meski berdampak pada relokasi warga di sekitarnya.
Relokasi tersebut diperkirakan dapat menyediakan tambahan sekitar 1.300 petak makam baru.
“Kurang lebih 1.300 petak makam baru akan tersedia. Ini, sangat berarti bagi ketersediaan lahan untuk pemakaman di Jakarta,” tuturnya.
Pramono berharap penambahan lahan makam pasca relokasi dapat menjadi solusi sementara atas keterbatasan TPU di Jakarta.
“Maka dengan demikian apa yang kita lakukan pada hari ini bagi Jakarta yang menghadapi tekanan atau kesulitan untuk taman pemakaman umum, ini adalah hal yang sangat positif,” ujarnya.
Diketahui, pada hari ini Pramono melakukan penyerahan kunci kepada masyarakat yang direlokasi dari TPU Menteng Pulo ke Rumah Susun (Rusun) Jagakarsa.
