Jakarta, GPriority.Co.Id – Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 14 Tahun 2019 tentang Kawasan Olahraga Terpadu JIS, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan membangun dan mengelola JIS sebagai Kawasan Olahraga Terpadu.
Hal ini diutarakan langsung oleh Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin. Berdasarkan penuturan Iwan, sejak awal dicanangkan, JIS akan berfungsi menjadi kawasan pertumbuhan kesejahteraan dan ekonomi baru di wilayah utara Jakarta. Oleh karena hal tersebut, pihak Jakpro ditugaskan untuk membangun dan mengelola JIS, sebagai Kawasan Olahraga Terpadu.
“Sebelum adanya JIS, kawasan ini sebelumnya merupakan lahan kosong yang banyak dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk tempat pembuangan sampah. Selain itu juga dimanfaatkan pengolahan barang-barang rongsokan,” ujar Iwan.
Iwan mengatakan, kedepannya JIS akan menjadi salah satu urban regeneration atau simbol penataan kawasan berkelanjutan. JIS juga akan terintegrasi dengan angkutan publik (adanya halte transjakarta, stasiun kereta api, hingga LRT Jakarta).
Di sekeliling JIS juga dibangun kawasan komersial, seperti hotel maupun bangungan pendukung lain yang akan mendukung Kawasan JIS sebagai Kawasan Olahraga Terpadu. Masterplan untuk tahapan-tahapannya sudah ada untuk mendukung Kawasan JIS sebagai Kawasan olahraga terpadu berstandar internasional.
“Karena itu, Jakpro tidak hanya fokus kepada aktivitasnya, juga edukasi sehingga mindset masyarakat bisa terbentuk. Sebagai Kawasan olahraga terpadu dengan fasilitas pendukung di sekitarnya menjadikan Kawasan ini mendukung Jakarta sebagai Jakarta Global City,” ungkap Iwan.
Rencana pembangunan JIS, dimulai pada tahun 2008 ketika Fauzi Bowo (Foke) menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun karena berkaitan dengan sengketa lahan, pembangunan tersebut terhambat, sampai melibatkan 4 kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta. Dari Fauzi Bowo, Jokowi, Djarot Saiful Hidayat, hingga Anies Baswedan.
Setelah melewati proses yang cukup lama, pada 19 April 2022, Anies Baswedan kemudian melakukan peluncuran awal (soft launching) JIS. Anies menyatakan bahwa JIS merupakan bukti bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.
JIS memiliki kapasitas penonton sebanyak 82 ribu. Jumlah ini mengalahkan Stadion Gelora Bung Karno yang setelah direnovasi, kapasitas penontonnya berada di angka 77.193. Bahkan JIS juga dinobatkan sebagai stadion terbesar nomor 7 di Asia.
Foto : COLORBOND Steel
