Jumah, Pencipta Herbal Immune Booster dari Kutai Timur


Kabupaten Kutai Timur yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) patut berbangga hati, karena salah seorang kepala desanya bernama Jumah berhasil menemukan jamu untuk meningkatkan imun (imunne booster).

Immune booster, merupakan salah satu program yg dihasilkan dari kegiatan Pendampingan Desa yang telah dilaksanakan oleh KALFOR-UNDP.

” Cukup banyak program Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang dituangkan dalam Visi dan Misi Pembangunan Kabupaten Kutai Timur, sejalan dengan program KALFOR-UNDP, dan ini sudah tercipta sinergis yang baik dengan program *KALFOR-UNDP,” ucap Kepala Dinas Kominfo Perstik Kutim Ery Mulyadi saat ditemui usai acara pada Senin (8/10/2021).

Berkat jamu tersebut, Jumah yang menjabat sebagai Kepala Desa Lepoq dipilih oleh Kabupaten Kutai Timur untuk berangkat ke Jakarta guna menjadi pembicara di dalam “Women Action in Delivering Forest to You:Gender Mainstreaming at site level” yang berlangsung di Indonesia Pavilion COP26, Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta pada 8 November 2021.

Jumah yang menjadi pembicara mengatakan bahwa dengan adanya obat herbal ini Alhamdulillah masyarakat di desa yang dipimpinnya tidak ada satupun yang terjangkit Covid-19.

Lebih lanjut dikatakan oleh Jumah, ramuan ini berasal dari orang tuanya yang awalnya diperuntukkan untuk obat kuat untuk laki-laki dan perempuan.

” Ramuan ini diperuntukkan bagi laki-laki dan perempuan karena jalan di daerah kami sangat jauh sehingga harus mengkonsumsi obat ini,” jelas Jumah.

Tak hanya itu, ramuan ini juga untuk mengobati darah tinggi, asam urat dan lain-lain.

Lebih lanjut dikatakan oleh Jumah, obat ini tidak bisa diproduksi oleh orang lain, karena harus dirinya yang meracik. ” Untuk itulah dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur saya akan memproduksinya dan mengajarkan kepada penduduk lainnya sehingga bisa diproduksi lebih banyak lagi,” jelas Jumah.

Terkait dengan bahan-bahannya Jumah mengatakan, bahwa selama ini mendapatkan bahan bakunya dari dari hutan yang dikelola oleh masyarakat di desa Batu Lepoq di Support Full oleh KALFOR-UNDP dan Ditjen PKTL Kemen LHK.

Menutup pembicaraan Jumah berterima kasih kepada KALFOR-UNDP,Ditjen PKTL Kemen LHK dan Kabupaten Kutai Timur karena diberi kesempatan untuk memperkenalkan produknya.(Hs.Foto.Hs)

Related posts