Jakarta, GPriority.co.id – PT PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta memastikan akan mengembalikan bea tiket sebesar 100 persen untuk perjalanan jarak jauh yang tertunda maupun dibatalkan akibat kecelakaan antara KRL Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Insiden tersebut diketahui menyebabkan 15 orang meninggal dunia.
Pengembalian bea tiket secara penuh ini dapat diajukan maksimal hingga 7 hari sejak tanggal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat penanganan agar operasional perjalanan kereta api dapat kembali normal.
“Kami terus berupaya melakukan percepatan penanganan agar operasional perjalanan kereta api dapat kembali normal. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan,” ucap Franoto dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/4).
KAI Daop 1 Jakarta juga menginformasikan bahwa hingga saat ini masih terjadi keterlambatan dan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Hal ini merupakan bagian dari upaya percepatan normalisasi operasional pascakejadian.
Pengaturan operasional dengan sistem antrean di lintas masih diterapkan guna memastikan perjalanan kereta api tetap aman. Dampaknya, sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan dengan durasi yang bervariasi, bahkan cukup signifikan.
Berikut rincian keberangkatan kereta api hingga pukul 17.50 WIB, Selasa (28/4):
A. Keberangkatan Stasiun Gambir
- PLB 7010C – Penumpang Tambahan Gambir–Yogyakarta (tepat waktu)
- KA 6 – Argo Semeru Gambir–Surabaya Gubeng (terlambat 12 menit)
- PLB 130B – Papandayan Gambir–Garut (tepat waktu)
- KA 26 – Argo Merbabu Gambir–Semarang Tawang (terlambat 68 menit)
- KA 50F – Purwojaya Gambir–Kutoarjo (terlambat 25 menit)
- PLB 132B – Parahyangan Gambir–Bandung (terlambat 100 menit)
- KA 46 – Taksaka Gambir–Yogyakarta (terlambat 120 menit)
- KA 16 – Argo Dwipangga Gambir–Solo Balapan (terlambat 113 menit)
- PLB 118B – Gunungjati Gambir–Semarang Tawang (terlambat 155 menit)
- KA 40 – Sembrani Gambir–Surabaya Pasar Turi (terlambat 120 menit)
- PLB 62B – Manahan Gambir–Solo Balapan (terlambat 195 menit)
- PLB 7006 – Batavia Gambir–Solo Balapan (terlambat 330 menit)
- KA 24 – Argo Merbabu Gambir–Semarang Tawang (terlambat 260 menit)
- PLB 136B – Parahyangan Gambir–Bandung (terlambat 403 menit)
- KA 8 – Bima Gambir–Surabaya Gubeng (terlambat 10 menit)
B. Keberangkatan Stasiun Pasar Senen
- PLB 74B – Fajar Utama Solo Pasar Senen–Solo Balapan (tepat waktu)
- PLB 114B – Sawunggalih Pasar Senen–Kutoarjo (tepat waktu)
- PLB 110B – Fajar Utama Yogyakarta Pasar Senen–Yogyakarta (terlambat 25 menit)
- PLB 178B – Tawang Jaya Premium Pasar Senen–Semarang Tawang (terlambat 185 menit)
- PLB 106B – Gajahwong Pasar Senen–Lempuyangan (terlambat 197 menit)
- KA 166 – Dharmawangsa Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi (terlambat 217 menit)
- PLB 272A – Airlangga Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi (terlambat 212 menit)
- KA 282 – Bengawan Pasar Senen–Purwosari (terlambat 295 menit)
- PLB 284A – Serayu Pasar Senen–Kroya (terlambat 322 menit)
- KA 204 – Tegal Bahari Pasar Senen–Tegal (terlambat 300 menit)
- KA 90 – Gaya Baru Malam Pasar Senen–Surabaya Gubeng (terlambat 330 menit)
Sementara itu, berikut daftar perjalanan kereta api yang dibatalkan:
Stasiun Gambir
- PLB 20A – Argo Muria Gambir–Semarang Tawang
- PLB 2B – Argo Bromo Anggrek Gambir–Surabaya Pasar Turi
- PLB 128B – Pangandaran Gambir–Banjar
- PLB 138B – Parahyangan Gambir–Bandung
- KA 58F – Purwojaya Gambir–Kutoarjo
- PLB 122B – Cakrabuana Gambir–Cirebon
Stasiun Pasar Senen
- PLB 116B – Sawunggalih Pasar Senen–Kutoarjo
- PLB 144B – Madiun Jaya Pasar Senen–Madiun
- PLB 180B – Tawang Jaya Pasar Senen–Semarang Tawang
