Jakarta, GPriority.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kepolisian memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) siang.
Namun, dua orang dilaporkan menjalani operasi, sementara sejumlah korban lainnya sudah berangsur pulih dan diperbolehkan pulang.
“Yang jelas, sampai saat ini korban meninggal dunia belum ada, namun ada dua yang dilaksanakan operasi, dan sisanya dilaksanakan proses perawatan, dan mudah-mudahan bisa berangsur-angsur kembali pulang,” kata Listyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (7/11).
Listyo menyebut, jumlah korban yang terdampak kejadian ini mencapai 50 atau 60 orang. Saat ini, pihaknya telah membuka posko.
“Karena di awal jumlah korban kurang lebih mencapai 50 atau 60, tapi saat ini alhamdulillah sudah dibuatkan posko dan korbannya saat ini sudah berangsur-angsur pulang. Dan ada dua orang yang saat ini sedang dilaksanakan operasi,” tuturnya.
Untuk diketahui, insiden ledakan terjadi di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.30 WIB. Ledakan yang terjadi di sekitar area masjid sekolah tersebut menyebabkan kepanikan dan mengakibatkan sejumlah siswa mengalami luka-luka.
Sementara itu, Polri telah mengungkapkan bahwa terduga pelaku ledakan sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.
